Kekurangan protein menyebabkan malnutrisi di banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah. Di Namibia, peneliti bekerja dengan petani kecil di komunitas Mayana, Kavango East, untuk mengatasi masalah ini.
Proyek FOODSECBIO dimulai pada 2021 dan dijadwalkan selesai pada Juli 2025. Tim peneliti mengajarkan petani cara membuat biofertiliser lokal dan menanam legum kaya protein. Sekitar 30 petani mendapat pelatihan tentang pembuatan dan penggunaan biofertiliser serta teknik produksi tanaman.
Pelatihan juga mencakup pembuatan tepung millet mutiara yang diperkaya protein untuk bayi. Beberapa petani melaporkan panen dan pendapatan yang meningkat setelah mengikuti program.
Kata-kata sulit
- malnutrisi — kondisi tubuh karena kurang gizi dan protein
- biofertiliser — pupuk yang dibuat dari bahan hidup lokal
- legum — tanaman yang bijinya kaya protein
- pelatihan — kegiatan belajar untuk mempelajari keterampilan praktis
- memperkaya — menambah nutrisi atau bahan gizi ke makanandiperkaya
- panen — hasil tanaman yang dikumpulkan dari ladang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurutmu menanam legum dapat membantu mengurangi malnutrisi di komunitas? Jelaskan singkat.
- Apakah di daerahmu ada pelatihan untuk petani? Ceritakan pengalamannya jika ada.
- Bagaimana pendapatmu tentang penggunaan biofertiliser lokal? Tuliskan satu alasan.
Artikel terkait
Petani Filipina Tunjukkan Agroekologi Menjelang COP30
Kelompok petani dan pendukung agroekologi menggelar pameran, lokakarya, sesi memasak, petisi, dan konsultasi di Negros menjelang COP30. Mereka menentang rancangan peraturan pro-GMO dan menekankan reforma agraria serta keadilan iklim.
Salmonella kebal obat mencemari makanan anak di Karamoja
Studi peer-reviewed menemukan hampir setengah makanan dan air untuk anak di bawah lima tahun di Karamoja tercemar Salmonella yang kebal obat. Resistensi tinggi terhadap azithromycin dan kondisi sanitasi yang buruk memperparah malnutrisi dan diare.
WISE dan Perjuangan Perempuan Nigeria untuk Keadilan Iklim
WISE dari Nigeria terus memengaruhi debat keadilan iklim meski tidak hadir di COP30. Organisasi ini bekerja dengan perempuan akar rumput, mengorganisir aksi, diskusi tentang banjir, dan memberi rekomendasi untuk kebijakan dan ketahanan.
Laporan: Dunia Memasuki Era "Kebangkrutan Air"
United Nations University (UNU) pada 20 January merilis laporan yang menyatakan dunia telah memasuki era "global water bankruptcy". Laporan memperingatkan banyak sistem air tidak lagi pulih dan menyoroti risiko bagi pangan dan masyarakat.