Pasar Biji Buddha Chitta Mengubah Desa di NepalCEFR A2
2 Nov 2025
Diadaptasi dari Sonia Awale, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Shreyashka Maharjan, Unsplash
Pasar untuk biji Buddha Chitta berkembang setelah Dalai Lama mengatakan biji Nepal berkualitas tinggi. Dulu biji dijual sekitar NPR 2–5, tetapi harga naik karena permintaan dari pembeli di China. Manik diklasifikasikan menurut jumlah wajah dan ukuran; manik satu wajah dan 7–8 mm paling langka dan bernilai tinggi. Mala 108 manik bisa berharga NPR 1.5 million (over USD 10,630), menurut perantara lokal.
Peningkatan permintaan memberi beberapa petani penghasilan besar. Namun pasar juga tidak stabil dan menimbulkan konflik. Ada kasus penebangan pohon, penangkapan, dan upaya memanipulasi biji dengan plastik yang merusak tanaman. Petani khawatir tentang harga, lingkungan, dan hasil panen buruk karena hujan es atau penggunaan pupuk yang salah.
Kata-kata sulit
- bijih — Sumber mineral atau logam.
- petani — Orang yang bercocok tanam atau bertani.
- tradisi — Kebiasaan atau adat yang diwariskan.tradisi Buddha
- permintaan — Kebutuhan atau harapan akan suatu barang.permintaan internasional
- harga — Nilai uang untuk suatu barang.harga bijih ini
- penghasilan — Jumlah uang yang diperoleh dari bekerja.penghasilan mereka
- sangat tidak stabil — Kondisi yang mudah berubah atau tidak tetap.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa bijih Buddha Chitta penting bagi petani?
- Bagaimana cara petani meningkatkan penghasilan mereka?
- Apa dampak permintaan internasional terhadap harga bijih?
Artikel terkait
AI dan Foto Warga Temukan Nyamuk Anopheles stephensi di Madagaskar
Peneliti menggunakan kecerdasan buatan dan foto dari warga untuk mengidentifikasi apa yang mereka anggap sebagai deteksi pertama Anopheles stephensi di Madagaskar. Foto close-up diambil pada 2020 dan ditemukan kembali dua tahun kemudian.
Media sosial dorong penjualan daging satwa liar di Afrika Barat
Sebuah studi di jurnal One Health memperingatkan media sosial dapat meningkatkan perdagangan daging satwa liar di Afrika Barat. Peneliti menemukan iklan di Facebook, pengalihan ke WhatsApp, dan risiko penyakit yang berpindah dari hewan ke manusia.
Perdebatan tentang Perlindungan Bukit Aravalli
Mahkamah Agung menerima usulan redefinisi Aravalli pada 20 November 2025 dan memerintahkan jeda izin penambangan baru. Keputusan itu memicu protes luas dan kekhawatiran aktivis tentang pembukaan wilayah untuk penambangan dan pembangunan.
Pendidik Minta Evolusi Dikembalikan ke Buku Teks di India
Pendidik sains di India meminta pemerintah mengembalikan materi evolusi yang dihapus dari buku pelajaran. Penghapusan dilakukan oleh NCERT untuk meringankan beban belajar setelah pandemi, dan ratusan ilmuwan menolak keputusan itu.