Penelitian internasional ini meneliti ngarai besar yang mengiris Dataran Tinggi Andes di Peru. Dataran tinggi mencapai sekitar 3,7 kilometer dan ngarai memiliki kedalaman 2–3 kilometer, lebih besar dari kedalaman Grand Canyon pada titik terdalamnya. Hasil kerja tim dipublikasikan di jurnal Science Advances.
Para peneliti menguji dua penjelasan: kenaikan cepat tanah yang memicu erosi tiba-tiba, dan curah hujan tinggi jangka panjang yang memperkuat erosi sungai. Mereka menggunakan model komputer yang menggabungkan riwayat tektonik yang diketahui dan perkiraan presipitasi saat ini. Model menunjukkan bahwa kedua faktor berperan, tetapi penangkapan sungai menjelaskan pembentukan ngarai paling baik.
Penangkapan sungai terjadi ketika satu sungai mengikis punggungan dan mengalihkan aliran sungai tetangga, sehingga volume air dan kekuatan erosi meningkat. Pengangkatan tektonik tetap penting, namun harus melambat agar sungai bisa memotong punggungan; menurut model, laju pengangkatan perlu berkurang hampir satu orde besar agar proses ini terjadi.
Kata-kata sulit
- ngarai — jurang sempit dan dalam pada permukaan bumi
- erosi — proses pengikisan tanah oleh air atau angin
- penangkapan sungai — perpindahan aliran satu sungai ke sungai lain
- curah hujan — jumlah hujan yang jatuh di suatu tempat
- pengangkatan — pergerakan naik bagian kerak bumi
- laju — kecepatan perubahan per satuan waktu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, manakah faktor yang lebih berpengaruh untuk membentuk ngarai di suatu daerah: penangkapan sungai atau curah hujan tinggi? Jelaskan pendapat singkat Anda.
- Bagaimana perubahan laju pengangkatan tektonik dapat memengaruhi kehidupan atau lingkungan di sekitar ngarai?