Penilaian kendo bersifat subjektif dan bergantung pada shinpan, yang memutuskan apakah serangan memenuhi ki-ken-tai no icchi. Komponen utama adalah waktu yang tepat, bentuk yang benar, dan niat atau semangat yang kuat. Sistem ini menjaga kendo sebagai seni bela diri, tetapi menimbulkan pertanyaan soal keadilan saat olahraga menyebar ke luar Jepang.
Keluhan soal ketidakkonsistenan keputusan sering muncul di media sosial. Ada klaim bahwa hakim yang lebih tua atau nama sekolah besar dapat memengaruhi penilaian. Lembaga pengamat kadang menemukan bahwa pemutaran ulang gerak lambat menunjukkan serangan tidak mengenai sasaran, tetapi poin tetap diberikan.
Ada perdebatan tentang teknologi: beberapa orang mengusulkan pemutaran ulang video dan sensor untuk bukti objektif, sementara yang lain khawatir teknologi melemahkan tujuan pendidikan dan batin kendo. Banyak pihak meminta penguatan teknik dasar, standar penilaian yang lebih jelas, serta pendidikan publik sebelum perubahan besar dilakukan.
Kata-kata sulit
- subjektif — bergantung pada pendapat atau perasaan pribadi
- shinpan — hakim atau juri dalam pertandingan kendo
- pemutaran ulang — memainkan kembali rekaman untuk melihat gerakan
- sensor — alat yang mendeteksi atau mengukur sentuhan atau gerakan
- objektif — tidak bergantung pada pendapat pribadi berdasarkan bukti
- standar penilaian — aturan atau kriteria untuk menilai prestasi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda pemutaran ulang video akan membuat penilaian kendo lebih adil? Jelaskan singkat.
- Langkah apa yang disebut dalam teks untuk memperbaiki masalah penilaian?
- Jika Anda ikut olahraga yang dinilai subjektif, apakah Anda lebih memilih teknologi atau pelatihan wasit? Mengapa?
Artikel terkait
AI melawan pemasaran tembakau yang menargetkan anak muda
Di konferensi tentang pengendalian tembakau para ahli mengatakan AI bisa membantu menghentikan perusahaan tembakau yang menargetkan anak muda secara daring. Media sosial dan produk baru dianggap menarik generasi muda, dan negara miskin menanggung beban terbesar.
AI dan Foto Warga Temukan Nyamuk Anopheles stephensi di Madagaskar
Peneliti menggunakan kecerdasan buatan dan foto dari warga untuk mengidentifikasi apa yang mereka anggap sebagai deteksi pertama Anopheles stephensi di Madagaskar. Foto close-up diambil pada 2020 dan ditemukan kembali dua tahun kemudian.
NeuroBridge: Alat untuk Memahami Cara Bicara Orang Autis
Peneliti Tufts mengembangkan NeuroBridge untuk membantu orang non-autis memahami preferensi komunikasi orang autis. Alat ini memberikan skenario dan pilihan respons agar pengguna belajar menyesuaikan nada, kejernihan, dan kata saat bicara.
Media sosial dorong penjualan daging satwa liar di Afrika Barat
Sebuah studi di jurnal One Health memperingatkan media sosial dapat meningkatkan perdagangan daging satwa liar di Afrika Barat. Peneliti menemukan iklan di Facebook, pengalihan ke WhatsApp, dan risiko penyakit yang berpindah dari hewan ke manusia.