Penilaian kendo bersifat subjektif dan bergantung pada shinpan, yang memutuskan apakah serangan memenuhi ki-ken-tai no icchi. Komponen utama adalah waktu yang tepat, bentuk yang benar, dan niat atau semangat yang kuat. Sistem ini menjaga kendo sebagai seni bela diri, tetapi menimbulkan pertanyaan soal keadilan saat olahraga menyebar ke luar Jepang.
Keluhan soal ketidakkonsistenan keputusan sering muncul di media sosial. Ada klaim bahwa hakim yang lebih tua atau nama sekolah besar dapat memengaruhi penilaian. Lembaga pengamat kadang menemukan bahwa pemutaran ulang gerak lambat menunjukkan serangan tidak mengenai sasaran, tetapi poin tetap diberikan.
Ada perdebatan tentang teknologi: beberapa orang mengusulkan pemutaran ulang video dan sensor untuk bukti objektif, sementara yang lain khawatir teknologi melemahkan tujuan pendidikan dan batin kendo. Banyak pihak meminta penguatan teknik dasar, standar penilaian yang lebih jelas, serta pendidikan publik sebelum perubahan besar dilakukan.
Kata-kata sulit
- subjektif — bergantung pada pendapat atau perasaan pribadi
- shinpan — hakim atau juri dalam pertandingan kendo
- pemutaran ulang — memainkan kembali rekaman untuk melihat gerakan
- sensor — alat yang mendeteksi atau mengukur sentuhan atau gerakan
- objektif — tidak bergantung pada pendapat pribadi berdasarkan bukti
- standar penilaian — aturan atau kriteria untuk menilai prestasi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda pemutaran ulang video akan membuat penilaian kendo lebih adil? Jelaskan singkat.
- Langkah apa yang disebut dalam teks untuk memperbaiki masalah penilaian?
- Jika Anda ikut olahraga yang dinilai subjektif, apakah Anda lebih memilih teknologi atau pelatihan wasit? Mengapa?
Artikel terkait
Studi: Agen Peramban AI Menimbulkan Risiko Keamanan
Penelitian University of Washington menemukan beberapa agen peramban AI dapat melewati aturan keamanan dan mengakses data dari situs lain. Peneliti menunjukkan dua jenis serangan teknis dan memberi tahu pembuat browser tentang temuan ini.
Peneliti Pakai Pola Kelompok Burung untuk Kurangi Halusinasi AI
Peneliti mengembangkan langkah pra-proses yang menata kalimat seperti kelompok burung sebelum AI membuat ringkasan. Cara ini mengurangi kesalahan fakta pada ringkasan, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan risiko halusinasi.