Penilaian kendo bersifat subjektif dan bergantung pada shinpan, yang memutuskan apakah serangan memenuhi ki-ken-tai no icchi. Komponen utama adalah waktu yang tepat, bentuk yang benar, dan niat atau semangat yang kuat. Sistem ini menjaga kendo sebagai seni bela diri, tetapi menimbulkan pertanyaan soal keadilan saat olahraga menyebar ke luar Jepang.
Keluhan soal ketidakkonsistenan keputusan sering muncul di media sosial. Ada klaim bahwa hakim yang lebih tua atau nama sekolah besar dapat memengaruhi penilaian. Lembaga pengamat kadang menemukan bahwa pemutaran ulang gerak lambat menunjukkan serangan tidak mengenai sasaran, tetapi poin tetap diberikan.
Ada perdebatan tentang teknologi: beberapa orang mengusulkan pemutaran ulang video dan sensor untuk bukti objektif, sementara yang lain khawatir teknologi melemahkan tujuan pendidikan dan batin kendo. Banyak pihak meminta penguatan teknik dasar, standar penilaian yang lebih jelas, serta pendidikan publik sebelum perubahan besar dilakukan.
Kata-kata sulit
- subjektif — bergantung pada pendapat atau perasaan pribadi
- shinpan — hakim atau juri dalam pertandingan kendo
- pemutaran ulang — memainkan kembali rekaman untuk melihat gerakan
- sensor — alat yang mendeteksi atau mengukur sentuhan atau gerakan
- objektif — tidak bergantung pada pendapat pribadi berdasarkan bukti
- standar penilaian — aturan atau kriteria untuk menilai prestasi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda pemutaran ulang video akan membuat penilaian kendo lebih adil? Jelaskan singkat.
- Langkah apa yang disebut dalam teks untuk memperbaiki masalah penilaian?
- Jika Anda ikut olahraga yang dinilai subjektif, apakah Anda lebih memilih teknologi atau pelatihan wasit? Mengapa?
Artikel terkait
Haris Pardede: dari jurnalis koran ke YouTuber sepak bola
Haris Kristanto Pardede beralih dari jurnalis olahraga di koran ke pembuat video daring. Namanya makin dikenal setelah meliput Timnas di Piala Asia 2023, dan ia kini membawakan kanal YouTube Bung Harpa dengan liputan langsung dari lapangan.