Studi yang dimuat di EPJ Data Science meneliti tiga kasus: Ukraina, Sudan, dan Venezuela, serta hampir 2 juta unggahan media sosial di X dalam tiga bahasa. Tujuan penelitian adalah memperbaiki alat yang memprediksi kapan dan ke mana orang akan berpindah dalam konflik dan bencana.
Para peneliti membandingkan metode analisis unggahan dan menemukan bahwa label sentimen (positif, negatif, netral) lebih dapat diandalkan daripada label emosi untuk memprediksi waktu dan volume pergerakan lintas batas. Mereka juga menemukan model bahasa yang sudah dilatih sebelumnya paling efektif sebagai peringatan dini.
Marahrens, asisten profesor ilmu sosial komputasional di University of Notre Dame, mengatakan alat ini paling berguna sebagai pemicu awal untuk investigasi lebih mendalam, terutama bila dikombinasikan dengan data tradisional seperti indikator ekonomi dan laporan lapangan.
Kata-kata sulit
- analisis — Proses memeriksa sesuatu untuk mendapatkan informasi.
- respon — Tanggapan atau reaksi terhadap sesuatu.
- indikator — Tanda atau alat untuk menunjukkan sesuatu.
- akurat — Tepat dan benar tanpa kesalahan.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa analisis media sosial penting dalam krisis?
- Bagaimana cara menggabungkan data dari media sosial dan tradisional?
- Apa dampak negatif dari analisis media sosial yang bisa muncul?
- Bagaimana penelitian di masa mendatang bisa berguna dalam analisis data?
Artikel terkait
Kecerdasan Buatan untuk Kesehatan Seksual di Amerika Latin
Kelompok riset dan organisasi di Amerika Latin memakai kecerdasan buatan untuk memberi informasi kesehatan seksual dan reproduksi. Proyek di Peru dan Argentina menjangkau remaja, komunitas adat, dan orang transgender, serta menyorot risiko bias.
Jangan Tanya AI, Tanya Rekan: Kreativitas dan Hak Asasi
Tiga penyunting dari organisasi hak asasi menulis editorial bersama tentang penggunaan AI. Mereka meluncurkan seri "Don't ask AI, ask a peer" untuk menyorot kreativitas manusia, pertukaran sejawat, dan pendekatan hak asasi terhadap AI.