Perubahan Perfilman di Afghanistan di Bawah TalibanCEFR A1
15 Jan 2026
Diadaptasi dari Hasht-e-Subh Daily, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Sohaib Ghyasi, Unsplash
- Taliban menguasai Afghanistan sejak Agustus 2021.
- Mereka mengubah kehidupan budaya dan perfilman.
- Banyak bioskop lama ditutup di kota-kota.
- Banyak film dan serial dihapus dari stasiun TV.
- Perempuan dikeluarkan dari media secara luas.
- Gedung bioskop bersejarah direncanakan dibongkar oleh pihak berwenang.
- Arsip film yang lama kini dalam bahaya.
- Pembuat film di pengasingan mengalami hidup sulit.
Kata-kata sulit
- menguasai — memerintah atau mengontrol suatu wilayah
- budaya — cara hidup dan adat suatu kelompok
- bioskop — tempat untuk menonton film bersama orang lain
- Perempuan — orang dewasa jenis kelamin wanita
- bersejarah — penting karena ada nilai sejarah
- Arsip — kumpulan catatan atau rekaman lama
- pengasingan — keadaan hidup jauh dari negara sendiri
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu sering menonton film di bioskop?
- Apakah kamu menonton film di televisi?
- Apakah menurutmu film lama penting?
Artikel terkait
Film Dokumenter tentang Igor Kon Raih Penghargaan
Sebuah film dokumenter tentang Igor Kon, yang dikenal sebagai seksolog Soviet pertama, memenangkan hadiah sutradara di Artdocfest pada Maret 2025. Film diproduksi oleh studio Berlin Narra dan koperasi Bereg lalu dirilis di kanal YouTube Meduza.
Kasus Temirlan Yensebek menguji kebebasan pers di Kazakhstan
Kasus aktivis dan jurnalis Temirlan Yensebek menyorot tekanan pada jurnalisme independen di Kazakhstan. Ia ditangkap pada Januari 2025 dan dijatuhi hukuman lima tahun berupa "kebebasan terbatas" setelah persidangan yang akses publiknya dibatasi.
Seniman Sahel: Ketahanan dan Kreativitas di Mali, Niger, Burkina Faso
Sebuah film dokumenter oleh Joël Hevi menampilkan para seniman dan pelaku usaha budaya di Mali, Niger, dan Burkina Faso. Film itu menunjukkan kreativitas, ketahanan, dan peran budaya untuk membangun komunitas meski ada risiko keamanan.
Homebound: Persahabatan dan Diskriminasi di India
Homebound adalah film India karya Neeraj Ghaywan yang mengamati persahabatan, marginalisasi, dan batas modernitas. Berdasarkan laporan The New York Times (2020), film menempatkan pandemi sebagai latar dan menampilkan konflik kasta, agama, dan kelas.