- Pandemi membuat jurnalis sains lebih terlihat.
- Jurnalis sains kerja dengan lebih banyak tugas.
- Banyak perempuan bekerja sebagai jurnalis sains.
- Beberapa jurnalis sains merasa senang dengan kerja.
- Sebagian percaya mereka akan tetap bertahan.
- Mereka sering memakai bahan penelitian lebih cepat.
- Sumber ilmiah jadi lebih mudah dihubungi.
- Banyak laporan fokus pada lingkungan dan kesehatan.
- Ada kekhawatiran tentang standar jurnal turun.
- Organisasi sains menerbitkan laporan survei itu.
Kata-kata sulit
- pandemi — penyakit menular yang menyebar ke banyak negara
- jurnalis sains — orang yang menulis berita tentang ilmu pengetahuan
- penelitian — kegiatan untuk mencari dan memeriksa informasi ilmiah
- sumber ilmiah — orang atau dokumen yang memberi informasi penelitian
- lingkungan — alam dan kondisi sekitar tempat hidup
- organisasi sains — kelompok resmi yang bekerja pada ilmu pengetahuan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah membaca berita tentang lingkungan atau kesehatan?
- Apakah menurutmu jurnalis sains penting?
- Apakah kamu tertarik membaca berita tentang penelitian?
Artikel terkait
Antibodi Rekayasa untuk Melawan HCMV
Peneliti mengembangkan antibodi rekayasa yang mencegah human cytomegalovirus (HCMV) mengelabui sistem kekebalan. Dalam uji laboratorium antibodi ini mengurangi penyebaran virus, namun masih diperlukan pengujian lebih lanjut sebelum dipakai secara klinis.
Tempat Tinggal dan Risiko Kanker Paru
Penelitian baru yang dipublikasikan di BMC Public Health menunjukkan bahwa tempat tinggal dapat mempengaruhi risiko kanker paru-paru selain faktor individu seperti merokok. Ringkasan studi tidak memaparkan semua metode atau rekomendasi kebijakan.
Antioksidan dosis tinggi dapat merusak sperma dan bentuk wajah anak
Studi pada tikus menemukan konsumsi rutin antioksidan dosis tinggi dapat merusak DNA sperma dan mengubah bentuk tengkorak serta wajah keturunan, terutama pada anak perempuan. Peneliti menyarankan kehati-hatian pada pria yang mengonsumsi suplemen tinggi.