Keluarga, Hukum, dan Pengungkapan Kekerasan pada AnakCEFR B2
14 Jan 2026
Diadaptasi dari Karuna kumari Kandregula, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Prithiviraj A, Unsplash
Peliputan lapangan antara July 2023 dan November 2024 di Andhra Pradesh menggambarkan ketegangan antara ketentuan hukum dan kehidupan keluarga saat anak mengungkapkan pelecehan. Penyelidikan mencakup beberapa mandal di distrik Kakinada dan melibatkan sesi SafeTalks, diskusi dengan anak, remaja, guru, ibu, pengasuh, serta penyintas dewasa. Undang‑undang seperti POCSO Act 2012 memberikan kerangka hukum, tetapi penerapan di tingkat komunitas masih bermasalah.
Program kesadaran di sekolah berhasil menjelaskan batas pribadi dan membedakan "good touch" dan "bad touch", tetapi orang dewasa jarang mendapat panduan praktis. Sebuah studi 2024 di permukiman kumuh Kakinada menemukan bahwa remaja dapat mengenali pelecehan, namun tidak ada peserta yang tahu tentang POCSO Act dan kebanyakan tidak tahu ke mana atau bagaimana mencari bantuan setelah mengalami pelecehan. Peliputan menemukan kebingungan yang sama tentang jalur pengungkapan dan dukungan.
Keputusan pengasuh sering dipengaruhi struktur kasta dan jaringan kekerabatan. Faktor yang menghambat respons meliputi:
- status sosial keluarga yang dipertimbangkan;
- ketergantungan finansial pada pihak lain;
- prospek pernikahan anak atau keluarga;
- kekhawatiran reputasi dan stigma;
- ketakutan terhadap balas dendam dan campur tangan polisi.
Ada jalur pelaporan formal, seperti CHILDLINE 1098 dan e‑Box yang dikelola oleh National Commission for Protection of Child Rights, tetapi kesadaran dan kepercayaan terhadap kerahasiaan sering tidak memadai. Penyintas menceritakan dampak jangka panjang ketika keluarga gagal merespons secara melindungi; satu penyintas berkata, "Saya berharap ibu saya bereaksi berbeda dan benar-benar mempercayai saya ketika saya berbicara." Laporan menyimpulkan bahwa selain pendidikan anak, keluarga membutuhkan panduan yang jelas dan mudah diakses tentang cara merespons, di mana mencari dukungan rahasia, dan bagaimana melindungi anak tanpa menimbulkan kerugian sosial lebih lanjut.
Kata-kata sulit
- peliputan — laporan atau pemberitaan tentang suatu kejadian di lapangan
- ketentuan — aturan atau peraturan yang ditetapkan secara resmi
- pelecehan — perilaku yang menyakiti atau merendahkan anak secara seksual
- penyintas — orang yang mengalami dan selamat dari kejadian traumatis
- pengasuh — orang yang merawat dan menjaga kebutuhan anak
- kerahasiaan — keadaan informasi disimpan tersembunyi dan tidak dibuka
- stigma — penilaian negatif masyarakat terhadap seseorang atau keluarga
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana keluarga dapat melindungi anak sambil mengurangi risiko kerugian sosial di komunitas mereka? Berikan contoh langkah konkret.
- Langkah praktis apa yang sebaiknya diberikan kepada orang dewasa (ibu, pengasuh, guru) agar mereka dapat merespons pengungkapan pelecehan dengan aman?
- Mengapa kepercayaan terhadap kerahasiaan penting bagi penyintas yang ingin melapor, dan bagaimana cara membangun kepercayaan itu di tingkat komunitas?
Artikel terkait
Kasus Pelanggaran Lingkungan di Republik Dominika hingga September 2025
Hingga September 2025 ada 118 perkara pelanggaran Undang-Undang 64-00 di Republik Dominika. Banyak lembaga negara, termasuk SENPA dan Direktorat Inspeksi, bekerja sama untuk menyelidiki, menyita barang, dan menindak pelanggaran.
Brazil Dekriminalisasi Kepemilikan Ganja untuk Penggunaan Pribadi
Pada Juni 2024 Mahkamah Agung Brazil menyetujui dekriminalisasi kepemilikan ganja untuk penggunaan pribadi. Kepemilikan hingga batas tertentu dianggap bukan tindak pidana, dan keputusan itu berpotensi mengurangi kepadatan penjara.