Para peneliti dari Rockefeller University mempublikasikan atlas penuaan sel di Science. Mereka memprofil hampir 7 juta sel dari 21 organ tikus pada tiga rentang usia: satu bulan (dewasa muda), lima bulan (paruh baya), dan 21 bulan (lansia).
Kelompok itu menggunakan teknik bernama ATAC-seq sel tunggal, yang menunjukkan bagian DNA yang terbuka di tiap sel. Mereka menemukan lebih dari 1,800 subtipe sel dan melihat bahwa sekitar seperempat tipe sel berubah jumlahnya saat menua. Beberapa sel otot dan ginjal menurun, sedangkan sel imun bertambah. Peneliti juga mencatat perbedaan antara jantan dan betina dan menyimpan atlas di epiage.net.
Kata-kata sulit
- atlas — peta informasi terorganisir tentang data biologis
- penuaan — proses menjadi lebih tua atau lanjut usia
- sel tunggal — sel yang dianalisis satu per satu
- subtipe — varian kecil dari jenis sel yang sama
- seperempat — satu bagian dari empat bagian sama
- perbedaan — hal yang tidak sama antara dua hal
- organ — bagian tubuh yang memiliki fungsi tertentu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa para peneliti membuat atlas penuaan sel?
- Apakah perbedaan antara jantan dan betina penting dalam penelitian ini? Jelaskan singkat.
- Apakah kamu terkejut sel imun bertambah saat menua? Mengapa?
Artikel terkait
Mengapa nyeri kronis lebih lama pada wanita
Penelitian menemukan perbedaan pada sel imun bernama monosit yang membuat molekul pereda nyeri (IL-10). Monosit penghasil IL-10 lebih aktif pada pria, terkait hormon seks seperti testosteron, dan ini bisa menjelaskan nyeri yang berlangsung lama pada wanita.
Titik tipping mekanis menjelaskan loncatan fibrosis
Ilmuwan dari Washington University dan Tsinghua menemukan titik tipping mekanis yang membuat sel berkoordinasi tiba-tiba dan menyebabkan fibrosis. Studi yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences menyorot peran kolagen dan ikatan silang.