Platform media sosial memudahkan pengguna untuk membagikan konten, dan tombol seperti serta fitur bagikan membuat unggahan menyebar cepat. Para peneliti mencatat bahwa algoritme cenderung mempromosikan unggahan sensasional yang mendapat banyak bagikan, sehingga misinformasi dapat meluas dengan cepat.
Peneliti dari University of Copenhagen, termasuk mahasiswa PhD Laura Jahn dan Profesor Vincent F. Hendricks, mengusulkan solusi sederhana untuk memperlambat penyebaran: menambah jeda singkat atau "gesekan" dalam proses berbagi. Studi mereka diterbitkan di jurnal npj Complexity. Mereka juga mengusulkan elemen pembelajaran singkat—misalnya pop-up dengan kuis—agar pengguna merefleksikan sebelum membagikan.
Dalam model komputer yang mensimulasikan platform seperti X, Bluesky, dan Mastodon, penambahan gesekan mengurangi jumlah bagikan. Namun, gesekan saja tidak selalu meningkatkan kualitas konten. Ketika gesekan digabungkan dengan langkah pembelajaran, rata-rata kualitas unggahan yang dibagikan meningkat. Para peneliti berharap ide ini diuji di lingkungan nyata dan perusahaan teknologi mencoba penerapannya.
Kata-kata sulit
- algoritme — Aturan komputer yang memilih konten untuk tampil
- sensasional — Menarik perhatian karena dramatis atau berlebihan
- misinformasi — Informasi salah atau menyesatkan yang beredar
- jeda — Waktu singkat antara dua tindakan atau langkah
- gesekan — Hambatan kecil yang memperlambat tindakan daring
- pembelajaran — Proses belajar singkat untuk meningkatkan pemahaman
- mensimulasikan — Membuat model komputer untuk meniru situasi nyata
- kualitas — Tingkat baik atau buruknya suatu konten
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Jika Anda menggunakan media sosial, apakah Anda mau menunggu jeda singkat sebelum membagikan? Mengapa?
- Bagaimana pop-up dengan kuis bisa membantu orang berpikir sebelum berbagi konten?
- Menurut Anda, apakah perusahaan teknologi akan mencoba ide ini? Jelaskan alasan singkat.
Artikel terkait
Kecerdasan Buatan untuk Kesehatan Seksual di Amerika Latin
Kelompok riset dan organisasi di Amerika Latin memakai kecerdasan buatan untuk memberi informasi kesehatan seksual dan reproduksi. Proyek di Peru dan Argentina menjangkau remaja, komunitas adat, dan orang transgender, serta menyorot risiko bias.
Media Sosial: Manfaat dan Risiko Informasi
Media sosial memberi dukungan dan informasi, tetapi juga menyebarkan ujaran kebencian, kebohongan, dan bahaya nyata. Perubahan kebijakan dan teknologi—termasuk keputusan Meta Januari 2025 dan AI generatif—memperbesar manfaat sekaligus risiko.
Kampanye Pemilu Bangladesh Beralih ke Media Sosial
Pemilu Parlemen Bangladesh pada 12 Februari 2026 menunjukkan pergeseran kampanye dari jalanan ke platform digital. Media sosial jadi pusat pesan politik, sementara otoritas dan platform mencoba mengatur dan menangani misinformasi serta konten buatan AI.
Peneliti Temukan Kerentanan di Pengelola Kata Sandi Cloud
Peneliti ETH Zurich menguji tiga pengelola kata sandi berbasis cloud dan menemukan beberapa serangan yang dapat mengakses atau mengubah kata sandi pengguna. Mereka memberi penyedia waktu untuk memperbaiki dan memberi rekomendasi keamanan.