Berbagi informasi di media sosial kini berlangsung sangat cepat karena tombol suka dan bagikan serta algoritme yang memprioritaskan unggahan sensasional. Kondisi ini memudahkan misinformasi menyebar, sehingga sejumlah peneliti meneliti cara untuk mengurangi penyebaran tersebut.
Tim dari Center for Information and Bubble Studies di University of Copenhagen, yang hasilnya dipublikasikan di jurnal npj Complexity, mengusulkan pendekatan sederhana: menambahkan sedikit "gesekan" digital pada proses berbagi. Mahasiswa PhD Laura Jahn dan Profesor Vincent F. Hendricks menjelaskan ide menambahkan jeda singkat agar orang berpikir sebelum mengklik tombol bagikan.
Mereka membuat dan menguji model komputer yang mensimulasikan penyebaran informasi di platform seperti X, Bluesky, dan Mastodon. Model menunjukkan bahwa jeda kecil mengurangi jumlah kali unggahan dibagikan, tetapi gesekan saja tidak selalu memperbaiki kualitas konten. Untuk itu, peneliti menambahkan elemen pembelajaran—misalnya pop-up dengan kuis singkat yang menanyakan bagaimana misinformasi didefinisikan dan aturan platform—dengan tujuan mendorong refleksi pengguna.
Hasil model menunjukkan kombinasi gesekan dan pembelajaran meningkatkan rata-rata kualitas unggahan yang dibagikan. Langkah selanjutnya adalah menguji apakah efek serupa muncul di dunia nyata; para peneliti berharap perusahaan teknologi akan mencoba ide ini, dan jika tidak, mereka akan menggunakan platform simulasi yang tersedia untuk penelitian.
- Jeda kecil sebelum berbagi
- Pop-up yang mendorong refleksi
- Kuis singkat tentang misinformasi dan aturan platform
Kata-kata sulit
- algoritme — aturan atau langkah untuk memproses data
- misinformasi — informasi salah atau menyesatkan yang beredar
- gesekan — hambatan kecil yang memperlambat tindakan digital
- jeda — waktu singkat antara dua tindakan
- pembelajaran — proses memperoleh pengetahuan atau pemahaman baru
- simulasi — model atau percobaan buatan untuk meniru keadaan
- unggahan — konten yang diunggah ke platform online
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda jeda singkat dan pop-up kuis akan mengubah cara Anda membagikan unggahan? Jelaskan mengapa.
- Apa keuntungan dan kerugian bagi perusahaan teknologi jika mereka menerapkan gesekan digital dan elemen pembelajaran? Beri contoh.
- Bagaimana platform simulasi dapat membantu peneliti sebelum ide diuji di dunia nyata? Berikan pendapat dan contoh sederhana.
Artikel terkait
Pemotongan Bantuan Global Mengguncang Layanan Kesehatan
Pada 2025, pemotongan besar bantuan internasional mulai Januari mengganggu layanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan di banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah. Dampak meliputi penutupan proyek, kekurangan obat, dan risiko peningkatan infeksi penyakit.
Media Sosial: Manfaat dan Risiko Informasi
Media sosial memberi dukungan dan informasi, tetapi juga menyebarkan ujaran kebencian, kebohongan, dan bahaya nyata. Perubahan kebijakan dan teknologi—termasuk keputusan Meta Januari 2025 dan AI generatif—memperbesar manfaat sekaligus risiko.
Metode Ultrasound Baru Bantu Bedakan Kista dan Massa
Peneliti mengembangkan pemrosesan sinyal ultrasound yang membedakan massa berisi cairan dan massa padat lebih akurat. Uji awal menunjukkan deteksi benar 96% dibanding 67% dengan alat konvensional; penelitian dari Johns Hopkins ini didanai federal.
AI Baru untuk Mendeteksi dan Memantau Tuberkulosis
Para peneliti menampilkan beberapa alat kecerdasan buatan untuk mendeteksi dan memantau TB pada Union World Conference on Lung Health di Kopenhagen (18-21 November). Alat ini menjanjikan akses lebih cepat dan murah, tetapi butuh validasi lebih lanjut.