Di Namibia, sebuah inisiatif sedang dikembangkan untuk menggunakan hidrogen hijau dalam pertanian. Proyek ini bertujuan menjadi desa Net Zero pertama di Afrika, berfokus pada penanaman sayuran di gurun dengan teknologi yang berkelanjutan. Para peneliti berharap proyek ini dapat mengatasi ketergantungan pada pupuk impor dan meningkatkan keamanan pangan di kawasan kering.
Sayuran, seperti tomat dan mentimun, ditanam secara hidroponik, yang memanfaatkan air dan mineral terlarut. Metode ini memungkinkan konservasi air yang lebih baik, sangat penting di lingkungan gurun. Selain itu, teknologi energi terbarukan, termasuk ladang solar dan turbin angin, mendukung produksi hidrogen dan pupuk.
Pada tahun 2026, proyek ini bertujuan untuk memproduksi 100 ton amonia hijau dan 500 ton makanan per tahun. Hal ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi lebih dari 1.000 penduduk lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan ketahanan pangan. Sementara terdapat skeptisisme dari beberapa pihak, banyak percaya bahwa Namibia memiliki potensi untuk menjadi pemain utama dalam industri hidrogen hijau.
Kata-kata sulit
- hidrogen — unsur gas yang dapat digunakan sebagai energi
- berkelanjutan — dapat terus dilakukan tanpa merusak lingkungan
- hidroponik — cara menanam tanpa tanah menggunakan larutan nutrisi
- konservasi — upaya menjaga dan menggunakan sumber daya secara hemat
- amonia — senyawa nitrogen yang dipakai sebagai bahan pupuk
- ketahanan pangan — ketersediaan makanan yang aman dan cukup bagi masyarakat
- skeptisisme — keraguan atau ketidakpercayaan terhadap suatu rencana
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana penggunaan hidrogen hijau dapat membantu mengurangi ketergantungan pada pupuk impor di Namibia?
- Apa tantangan utama yang mungkin dihadapi saat menanam sayuran hidroponik di lingkungan gurun?
- Menurut Anda, apa dampak sosial dan ekonomi jika proyek ini berhasil bagi masyarakat lokal?
Artikel terkait
Deforestasi di Tropis Mempercepat Pemanasan dan Kematian Panas
Studi menggunakan data satelit dan model menunjukkan hilangnya hutan di daerah tropis (2001–2020) menaikkan suhu lokal dan terkait sekitar 28,000 kematian panas per tahun. Sekitar 345 juta orang terpapar, terutama di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.
Wabah Kolera Meluas di Semua Negara Bagian Sudan
Wabah kolera yang mulai pada Juli 2024 telah menyebar ke 133 wilayah di semua 18 negara bagian Sudan dengan lebih dari 105,000 kasus dan lebih dari 2,600 kematian. Musim hujan dan perpindahan penduduk memperburuk situasi dan dana darurat dibutuhkan.
Aliansi Big Tech dan Pertanian Membuat Alat Mahal bagi Petani Kecil
Laporan IPES-Food memperingatkan kerja sama antara perusahaan pertanian besar dan perusahaan teknologi besar membuat alat digital dan layanan modern sulit dijangkau oleh petani kecil. Laporan juga menyoroti risiko penguasaan data dan kebutuhan tata kelola.