Pada Januari 2022 letusan Hunga Tonga–Hunga Ha’apai terjadi di bawah laut. Letusan itu sangat kuat dan menghasilkan plume atau awan vulkanik yang naik sampai jauh di udara.
Ilmuwan menggunakan satelit untuk memantau awan. Mereka menemukan kadar formaldehida yang sangat tinggi dan mengikuti awan itu selama 10 hari saat bergerak ke arah Amerika Selatan. Karena formaldehida cepat rusak di udara, pengamatan ini menunjukkan metana dihancurkan terus-menerus dalam plume.
Para peneliti menduga bahwa air laut dan abu yang masuk ke stratosfer bereaksi di bawah sinar matahari dan menghasilkan klorin yang membantu memecah metana. Temuan ini memberi ide baru tentang cara memperlambat pemanasan bumi.
Kata-kata sulit
- letusan — pelepasan energi dari gunung berapi
- satelit — alat di luar angkasa yang mengamati bumi
- formaldehida — zat kimia organik yang ada di udara
- metana — gas rumah kaca yang menyerap panas
- stratosfer — lapisan udara tinggi di atas troposfer
- klorin — unsur kimia yang bisa bereaksi dengan gas
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurutmu satelit membantu ilmuwan saat memantau awan vulkanik?
- Apakah kamu pikir ide untuk memperlambat pemanasan bumi penting? Mengapa?
- Pernahkah kamu melihat gambar awan vulkanik? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Perjanjian Perikanan China dan Dampaknya di Mauritania
Pada 2010 sebuah perusahaan China menandatangani perjanjian panjang dengan Mauritania untuk investasi dan hak penangkapan. Kehadiran banyak kapal industri mengurangi hasil nelayan lokal, dan LSM meminta perlindungan pesisir sementara kebijakan belum jelas.
Filter Rokok Melepaskan Mikroplastik ke Air
Peneliti menemukan bahwa puntung rokok melepaskan banyak mikroserat plastik ke air, baik segera maupun dalam beberapa hari. Mereka memperkirakan jumlah besar masuk ke perairan New York dan menyarankan tempat sampah serta saringan untuk mengurangi pelepasan.
Pengungsi di Kyaka II Ubah Limbah Jadi Briket
Di Kyaka II, Uganda, sebuah proyek yang didirikan oleh pengungsi mengubah sisa makanan dan limbah tanaman menjadi briket untuk memasak. Proyek ini juga menanam pohon, membuat tungku, memberi pekerjaan, dan mendapat dukungan serta peringatan ahli.
Digester Kotoran Sapi Kurangi Emisi Metana di California
Studi delapan tahun di California menemukan bahwa digester kotoran umumnya mengurangi semburan metana, tetapi ada kebocoran besar dan lonjakan saat pembangunan. Peneliti menekankan perlunya pemantauan satelit, udara, dan lapangan.
Perubahan Iklim Memperparah Konflik di Mali
Mali sangat rentan terhadap perubahan iklim; antara 1970 dan 2020 terjadi banyak guncangan iklim. Kekeringan, kerusakan lahan dan perekrutan oleh kelompok ekstremis memicu konflik, sementara program lokal dan rekomendasi internasional mendorong ketahanan.