- Vaksin baru menjanjikan perlindungan terhadap melioidosis yang serius.
- Melioidosis adalah penyakit yang berasal dari tanah dan air.
- Penyakit ini dapat menyerang paru-paru dengan cepat dan parah.
- Saat ini belum ada vaksin untuk manusia di pasaran.
- Studi menunjukkan hewan terlindungi setelah mendapat vaksin ini.
- Paru-paru hewan yang divaksin tetap sehat dan normal.
- Bakteri penyebab bisa masuk lewat luka, makan, atau hirup.
- Penyakit ini sering tidak dilaporkan karena gejalanya beragam.
- Bakteri ini juga muncul di wilayah yang baru.
- Ilmuwan berharap vaksin itu segera diuji pada manusia.
Kata-kata sulit
- vaksin — obat untuk mencegah penyakit lewat suntikan
- melioidosis — penyakit yang berasal dari tanah dan air
- paru-paru — organ pernapasan manusia untuk bernapas
- bakteri — mikroorganisme kecil yang dapat menyebabkan infeksi
- luka — robekan atau goresan pada kulit
- gejala — tanda atau keluhan dari suatu penyakitgejalanya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu menerima vaksin?
- Apakah kamu cuci tangan sebelum makan?
- Apakah kamu khawatir tentang penyakit dari tanah dan air?
Artikel terkait
Permainan Komputer Bantu Perbaiki Otak Setelah Cedera
Studi menunjukkan orang dewasa dengan cedera otak traumatik dapat memperbaiki struktur otak dan kemampuan berpikir dengan menyelesaikan permainan kognitif berbasis komputer. Perubahan terukur terlihat pada neuroplastisitas, kecepatan pemrosesan, perhatian, dan memori.
AI Membimbing Mahasiswa Bedah Saat Latihan Menjahit Luka
Para peneliti di Johns Hopkins mengembangkan AI yang menilai dan memberi umpan balik personal pada mahasiswa kedokteran saat berlatih menjahit luka. Studi acak dengan 12 mahasiswa menunjukkan manfaat terbesar bagi yang sudah punya dasar bedah.
Deforestasi di Tropis Mempercepat Pemanasan dan Kematian Panas
Studi menggunakan data satelit dan model menunjukkan hilangnya hutan di daerah tropis (2001–2020) menaikkan suhu lokal dan terkait sekitar 28,000 kematian panas per tahun. Sekitar 345 juta orang terpapar, terutama di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.