Para peneliti di Tulane University mengembangkan vaksin pertama yang terbukti melindungi primata non-manusia dari melioidosis. Temuan ini dipublikasikan dan dianggap sebagai langkah penting untuk melanjutkan ke uji klinis pada manusia.
Melioidosis disebabkan oleh bakteri Burkholderia pseudomallei yang hidup di tanah dan air tanah. Bakteri ini dapat menyebabkan pneumonia yang agresif dalam waktu singkat atau sepsis yang mengancam jiwa. Bentuk yang diaerosolkan dianggap paling mematikan dan paling sulit dilindungi.
Penyakit ini sering kurang dilaporkan karena gejalanya beragam. Bakteri juga resisten terhadap banyak antibiotik dan kekambuhan dapat terjadi meskipun sudah mendapat terapi intensif. Vaksin yang dikembangkan memakai vesikel membran luar (OMV) dan pada sampel sel imun manusia menimbulkan respons antibodi dan sel T, sehingga menunjukkan potensi kerja pada manusia.
Pengembangan vaksin memakan waktu lebih dari satu dekade dan melibatkan kolaborasi internasional. Para peneliti berharap dapat segera memajukan vaksin ini ke uji klinis manusia.
Kata-kata sulit
- melioidosis — penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri
- sepsis — infeksi berat yang menyebar ke seluruh tubuh
- kekambuhan — kembalinya penyakit setelah pengobatan selesai
- vesikel membran luar — kantong kecil dari lapisan luar bakteri
- uji klinis — penelitian obat atau vaksin pada manusia
- resisten — tidak mudah mati karena obat atau antibiotik
- antibodi — protein tubuh yang melawan kuman atau virus
- kolaborasi — kerja sama antara beberapa pihak atau negara
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda sebuah vaksin untuk melioidosis bisa mengubah perawatan pasien di daerah yang terjangkit?
- Apakah menurut Anda kolaborasi internasional penting untuk mengembangkan vaksin seperti ini? Jelaskan alasan singkat Anda.
- Apa kekhawatiran utama jika bakteri resisten terhadap banyak antibiotik, dan apa yang bisa dilakukan masyarakat biasa?
Artikel terkait
Permainan Komputer Bantu Perbaiki Otak Setelah Cedera
Studi menunjukkan orang dewasa dengan cedera otak traumatik dapat memperbaiki struktur otak dan kemampuan berpikir dengan menyelesaikan permainan kognitif berbasis komputer. Perubahan terukur terlihat pada neuroplastisitas, kecepatan pemrosesan, perhatian, dan memori.
AI Membimbing Mahasiswa Bedah Saat Latihan Menjahit Luka
Para peneliti di Johns Hopkins mengembangkan AI yang menilai dan memberi umpan balik personal pada mahasiswa kedokteran saat berlatih menjahit luka. Studi acak dengan 12 mahasiswa menunjukkan manfaat terbesar bagi yang sudah punya dasar bedah.
Deforestasi di Tropis Mempercepat Pemanasan dan Kematian Panas
Studi menggunakan data satelit dan model menunjukkan hilangnya hutan di daerah tropis (2001–2020) menaikkan suhu lokal dan terkait sekitar 28,000 kematian panas per tahun. Sekitar 345 juta orang terpapar, terutama di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.