Dua makalah yang dipublikasikan di jurnal Science Advances dan Mucosal Immunology melaporkan bahwa serat gandum melindungi tikus dari peradangan usus. Studi ini menghubungkan perubahan dalam pengolahan gandum—terutama penghilangan dedak—dengan kemungkinan meningkatnya prevalensi penyakit radang usus (IBD).
Tim peneliti memfokuskan pada serat yang ada pada roti gandum utuh dan produk biji-bijian utuh, yang banyak hilang pada produk berbasis tepung rafinasi seperti roti putih. Pada tikus, bakteri usus memetabolisme serat gandum dan menghasilkan metabolit bioaktif antiinflamasi, termasuk polifenol. Metabolit tersebut merombak sel imun di mukosa usus sehingga menekan peradangan dan melindungi terhadap peradangan usus akut maupun kronis.
Berbeda dengan serat larut yang manfaatnya sering dikaitkan dengan peningkatan asam lemak rantai pendek, manfaat serat gandum bergantung pada kemampuan mikrobiota untuk mengkatabolisme serat dan melepaskan polifenol yang terikat. Penulis menyarankan bahwa jika hasil pada tikus berlaku pula pada manusia, memilih roti gandum utuh, pasta, dan produk biji-bijian utuh alih-alih versi rafinasi dapat mengurangi risiko IBD, dan menambahkan serat gandum ke makanan olahan mungkin memberikan manfaat serupa.
Penulis senior Andrew T. Gewirtz dari Georgia State University menyinggung kaitan antara penghilangan dedak dan penyakit radang kronis, sementara penulis pertama Seong-eun G. Kim menekankan peran mikrobiota dalam memetabolisme serat. Studi ini didanai oleh National Institutes of Health dan sebuah penghargaan penelitian dari Crohn’s and Colitis Foundation. Sumber: Georgia State University.
- Institusi penulis termasuk Georgia State dan University of Toronto.
- Kontribusi juga datang dari Purdue dan Max Planck Institute for Biology.
- Perusahaan Research Diets Inc. tercantum di antara penulis tambahan.
Kata-kata sulit
- dedak — lapisan luar biji gandum yang kaya serat
- mikrobiota — kumpulan mikroorganisme yang hidup di tubuh
- polifenol — zat kimia tumbuhan dengan sifat antioksidan
- metabolit — produk hasil pemecahan zat oleh organisme
- rafinasi — proses pengolahan yang menghilangkan komponen alami
- mukosa — lapisan tipis pelindung di saluran tubuh
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Jika hasil pada tikus berlaku untuk manusia, apakah Anda akan mengganti produk tepung rafinasi dengan gandum utuh? Jelaskan alasan Anda.
- Bagaimana penghilangan dedak dalam proses pengolahan makanan bisa mempengaruhi kesehatan masyarakat menurut artikel ini?
- Apakah menambahkan serat gandum ke makanan olahan menurut Anda solusi yang praktis? Sebutkan keuntungan dan kemungkinan kendalanya.
Artikel terkait
Kesehatan Mental Perinatal dan Pentingnya Dukungan
Sekitar 20% wanita mengalami depresi atau kecemasan selama kehamilan dan tahun pertama setelah melahirkan. Peneliti dan psikiater Kara Zivin berbagi pengalamannya dan menekankan kebutuhan dukungan sosial serta perhatian kebijakan kesehatan.
Asap Kebakaran Meningkatkan Ozon dan Risiko Kematian di AS
Analisis baru menggunakan data hampir dua dekade menemukan bahwa asap kebakaran hutan meningkatkan ozon permukaan di seluruh Amerika Serikat dan diperkirakan menyumbang lebih dari 2.000 kematian berlebih per tahun (usia 65+).
Ribuan Anak di Gaza Butuh Perawatan Prostesis
Banyak anak di Gaza kehilangan anggota tubuh dan memerlukan prostesis serta perawatan berkelanjutan. Layanan dan pasokan sangat terbatas, dan para ahli memperingatkan risiko jangka panjang tanpa tindak lanjut rutin dan penggantian prostesis.
Lajang pada orang muda dan kesejahteraan
Studi longitudinal dari University of Zurich mengikuti lebih dari 17.000 orang muda di Jerman dan Britania Raya. Hasil menunjukkan lajang jangka panjang terkait penurunan kepuasan hidup dan peningkatan kesepian; menjalin hubungan pertama meningkatkan beberapa aspek kesejahteraan.