Para peneliti yang bekerja pada model tikus mengidentifikasi jalur sensorik baru yang menghubungkan rambut halus peka sentuhan dengan sensasi gatal. Bo Duan dari University of Michigan mengatakan tim menemukan "jalur yang kami yakini memainkan peran sangat penting untuk sensasi gatal akut dan kronis." Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Neuron dan didukung sebagian oleh National Institutes of Health.
Studi menunjukkan adanya kelas rambut pada tikus yang sebelumnya tidak dikenali—disebut rambut mirip vellus—dan populasi neuron khusus yang terhubung ke rambut itu. Dalam model peradangan kulit kronis yang mirip eksim pada manusia, tikus dengan neuron peka sentuhan menggaruk seperti biasa. Sebaliknya, tikus tanpa neuron tersebut atau saat neuron dinonaktifkan menunjukkan respons menggaruk yang jauh berkurang.
Tim melakukan beberapa uji: stimulasi mekanis dengan loop kecil benang untuk menyapu rambut mirip vellus, dan aktivasi neuron dengan cahaya biru setelah neuron dibuat peka cahaya; kedua cara ini memicu menggaruk dan menegaskan peran neuron dalam gatal mekanis. Para peneliti juga menemukan protein yang membantu mentransmisikan sinyal gatal dari rambut ke sumsum tulang belakang, dan neuron manusia yang dibudidayakan di kultur merespons protein yang sama, sehingga manusia mungkin memiliki mekanisme serupa.
Duan menyoroti bahwa banyak pengobatan efektif untuk gatal kimiawi namun kurang mengatasi gatal akibat peradangan, jadi menargetkan jalur gatal mekanis bisa lebih efektif untuk gatal kronis. Tim sedang menjalankan proyek untuk mengeksplorasi kemungkinan ini. Pekerjaan sebelumnya juga menunjukkan bahwa sirkuit "penggatingan" di sumsum tulang belakang dapat memblokir gatal mekanis kecuali diaktifkan dengan cara tertentu.
- Temuan utama: rambut mirip vellus dan neuron terkait
- Metode utama: stimulasi mekanis dan aktivasi cahaya biru
- Implikasi: target baru untuk pengobatan gatal kronis
Kata-kata sulit
- jalur sensorik — rangkaian saraf yang membawa informasi indrajalur sensorik baru
- rambut mirip vellus — rambut halus pada kulit, mudah bergerak
- neuron — sel saraf yang menghantarkan sinyalneuron peka sentuhan, neuron tersebut, neuron manusia
- peradangan — respon tubuh terhadap cedera atau infeksiperadangan kulit kronis
- stimulasi mekanis — rangsangan fisik yang memberi dorongan sensorik
- aktivasi — proses membuat sesuatu menjadi aktifaktivasi neuron, aktivasi cahaya biru
- sumsum tulang belakang — bagian sistem saraf pusat di tulang belakang
- penggatingan — proses penghalang sinyal sebelum mencapai pusat saraf
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa keuntungan dan tantangan mengembangkan pengobatan yang menargetkan jalur gatal mekanis berdasarkan temuan ini?
- Bagaimana keterbatasan model tikus dapat memengaruhi penerapan hasil ini pada manusia?
- Bagaimana peran sirkuit "penggatingan" di sumsum tulang belakang dapat memengaruhi strategi pengobatan gatal mekanis?
Artikel terkait
Brazil Dekriminalisasi Kepemilikan Ganja untuk Penggunaan Pribadi
Pada Juni 2024 Mahkamah Agung Brazil menyetujui dekriminalisasi kepemilikan ganja untuk penggunaan pribadi. Kepemilikan hingga batas tertentu dianggap bukan tindak pidana, dan keputusan itu berpotensi mengurangi kepadatan penjara.
Tes kontras deteksi masalah penglihatan pada orang tua
Studi menemukan bahwa kesulitan membaca lebih dari enam baris pada grafik huruf pudar bisa menjadi tanda awal masalah penglihatan pada orang dewasa lebih tua. Pengujian sensitivitas kontras dapat menjelaskan kesulitan sehari-hari seperti melihat wajah atau membaca.
Bakteri Usus Masuk Otak pada Tikus Setelah Diet Berlemak
Peneliti Emory University melaporkan bahwa bakteri dari usus tikus dapat mencapai otak setelah tikus diberi diet tinggi lemak. Studi pada model tikus mengaitkan perubahan mikrobioma, kebocoran penghalang usus, dan jalur lewat saraf vagus.
Metode Ultrasound Baru Bantu Bedakan Kista dan Massa
Peneliti mengembangkan pemrosesan sinyal ultrasound yang membedakan massa berisi cairan dan massa padat lebih akurat. Uji awal menunjukkan deteksi benar 96% dibanding 67% dengan alat konvensional; penelitian dari Johns Hopkins ini didanai federal.