LingVo.club
📖+40 XP
🎧+25 XP
+45 XP
Celurut mengecilkan otak dan organ untuk bertahan musim dingin — Level B2 — the shadow of a tree on the ground

Celurut mengecilkan otak dan organ untuk bertahan musim dinginCEFR B2

10 Feb 2026

Diadaptasi dari Gregory Filiano-Stony Brook, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh Jens Aber, Unsplash

Level B2 – Menengah-atas
5 mnt
297 kata

Dua studi baru memberikan gambaran rinci tentang bagaimana celurut umum Eurasia (Sorex araneus) mengecilkan otak dan organ lain untuk menurunkan kebutuhan energi selama musim dingin, lalu menumbuhkannya kembali pada musim semi. Peneliti dari Stony Brook University bersama mitra internasional menerbitkan makalah di Genome Research dan Molecular Biology and Evolution, dan menggunakan perakitan genom tingkat kromosom dipadukan dengan transkriptom otak musiman untuk menghubungkan struktur genom dengan perubahan aktivitas gen.

Analisis yang dipublikasikan di Genome Research menunjukkan bahwa dari musim gugur ke musim dingin terjadi pergeseran regulasi menuju fosforilasi oksidatif dan peningkatan metabolisme asam lemak, pola yang serupa dengan yang terlihat pada spesies yang bermusnah. Selain itu ditemukan kenaikan ekspresi gen terkait glukoneogenesis (pembuatan glukosa dari sumber nonkarbohidrat) dan peningkatan pensinyalan FOXO. Para penulis menyimpulkan bahwa glukoneogenesis bersama ekspresi berlebih jalur FOXO menjadi pusat mekanisme pengecilan otak dan organ.

Makalah lain menelaah peran susunan kromosom dalam memungkinkan plastisitas ukuran otak. Tim menemukan perubahan ekspresi gen yang sebelumnya tidak diketahui dan melaporkan bahwa gen-gen yang menunjukkan tanda seleksi positif serta ekspresi diferensial di hipokampus terlalu terwakili pada daerah kromosom terbuka yang mengalami lebih banyak patahan. Dari temuan ini para penulis mengusulkan bahwa perombakan kromosom menjadi bagian integral evolusi adaptif dan pengaturan plastisitas ukuran otak.

Liliana M. DE1valos, penulis senior dan profesor di Stony Brook, mengatakan fenomena Dehnel merupakan contoh ekstrem plastisitas genetik, di mana informasi genetik yang sama menghasilkan struktur berbeda. William R. Thomas, penulis utama, menyoroti kaitan tak terduga antara perombakan kromosom dan gen yang berubah selama siklus pengecilan dan pertumbuhan kembali, serta mencatat bahwa gen serupa ada pada manusia—studi ini dapat membantu memahami manajemen energi dan kesehatan otak manusia. Penelitian melibatkan kolaborator dari John Jay College of Criminal Justice, Max Planck Institute of Animal Behavior, Aalborg University, dan Universitat Autonoma de Barcelona. Sumber: Stony Brook University.

Kata-kata sulit

  • fosforilasi oksidatifproses produksi energi sel dengan oksigen
  • glukoneogenesispembuatan glukosa dari sumber nonkarbohidrat
  • pensinyalankomunikasi antar sel lewat molekul sinyal
  • plastisitaskemampuan struktur berubah menyesuaikan kondisi
  • perombakan kromosomperubahan susunan kromosom dalam genom
  • hipokampusbagian otak yang terkait memori dan ruang
  • seleksi positifproses evolusi yang memilih mutasi menguntungkan

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana temuan tentang gen serupa pada manusia dapat membantu pemahaman kesehatan otak manusia? Berikan alasan.
  • Apa keuntungan dan kerugian pengecilan otak musiman bagi hewan seperti celurut? Jelaskan dengan contoh dari artikel.
  • Menurut Anda, mengapa perombakan kromosom bisa menjadi bagian dari evolusi adaptif pada spesies lain?

Artikel terkait

Cowbird dan Suara Berair — Level B2
22 Des 2025

Cowbird dan Suara Berair

Penelitian baru menjelaskan bagaimana brown-headed cowbird menghasilkan suara berwarna 'berair' seperti tetesan air. Para peneliti menemukan peran dua sumber suara di syrinx dan pengendalian napas yang terkoordinasi.

Gel sintetis untuk jaringan payudara — Level B2
28 Des 2025

Gel sintetis untuk jaringan payudara

Peneliti di UC Santa Barbara mengembangkan gel sintetis berbasis alga untuk mendukung sel epitel payudara. Gel ini dapat diubah sifatnya sehingga peneliti bisa mengarahkan pertumbuhan dan mempelajari kondisi sehat serta yang mirip kanker.