Pada 18 September pemerintah Amerika Serikat memperkenalkan Strategi Kesehatan Global "America First". Dokumen resmi menyatakan bahwa upaya kesehatan global harus mendukung keselamatan, kemakmuran, dan pengaruh AS, dan menilai beberapa program sebelumnya tidak efisien, boros, serta menciptakan budaya ketergantungan di antara negara penerima.
Pendekatan baru menempatkan prioritas pada penahanan wabah penyakit menular sebelum mencapai tanah AS, memperkuat hubungan bilateral, dan mempromosikan inovasi kesehatan Amerika di seluruh dunia. Strategi itu juga menetapkan bahwa negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMICs) harus turut berinvestasi dan memenuhi tolok ukur kinerja sebelum sebagian dana dicairkan. Tujuannya adalah mendorong akuntabilitas dan kepemilikan lokal, namun para ahli memperingatkan syarat tersebut dapat menjadi hukuman bagi negara yang tidak mampu meningkatkan pengeluaran domestik.
Ahli kebijakan melihat peluang dan risiko. Jirair Ratevosian menilai kebijakan ini sebagai peluang dan risiko: ia mengatakan strategi dapat mempercepat kekuatan AS dalam pencegahan jangka panjang, penelitian obat penyembuh, dan pengawasan berbasis kecerdasan buatan. Namun, jika kebijakan menjadi terlalu berpusat pada Amerika, ada risiko mengesampingkan peneliti LMICs dan melewatkan realitas epidemi mereka. Sebagai contoh, dukungan AS melalui PEPFAR telah menyelamatkan 26 juta nyawa sejak 2003, dan uji coba lenacapavir di Uganda dan Afrika Selatan membantu memperoleh persetujuan global obat tersebut.
Konsekuensi kebijakan sudah tampak: pembongkaran awal USAID dan pembekuan dana 90 hari yang menurut pengamat melumpuhkan penelitian. Sebagai tanggapan, Project Resource Optimization (PRO) Initiative mengumpulkan US$110 million dari donor swasta untuk menjaga lebih dari 80 proyek berdampak tinggi tetap berjalan. Para ahli menyatakan bahwa upaya darurat seperti itu tidak bisa menggantikan bantuan AS jangka panjang. Pertanyaan kunci sekarang meliputi kemampuan LMICs mempertahankan pembiayaan domestik, apakah kolaborasi akan tetap dipimpin oleh sains, dan bagaimana pendanaan donor serta multilateral seperti PEPFAR dan The Global Fund akan menyesuaikan diri dengan strategi baru.
- Apakah LMICs dapat meningkatkan pembiayaan kesehatan domestik?
- Apakah kolaborasi akan tetap dipimpin oleh prioritas ilmiah?
- Bagaimana PEPFAR dan The Global Fund menyesuaikan strategi pendanaan?
Kata-kata sulit
- memperkenalkan — membawa atau menampilkan sesuatu untuk pertama kali
- ketergantungan — kondisi bergantung pada bantuan pihak lain
- penahanan — tindakan menahan atau menghentikan penyebaran sesuatu
- tolok ukur — ukuran untuk menilai pencapaian atau kinerjatolok ukur kinerja
- akuntabilitas — tanggung jawab untuk menjelaskan tindakan atau hasil
- pembekuan dana — penangguhan sementara pencairan uang atau sumber dana
- donor swasta — pemberi dana berasal dari organisasi nonpemerintah
- pembiayaan domestik — pendanaan yang berasal dari sumber dalam negeri negara
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana LMICs dapat meningkatkan pembiayaan domestik tanpa mengorbankan layanan kesehatan dasar? Beri contoh langkah konkret.
- Apa keuntungan dan risiko jika kolaborasi kesehatan global terlalu berpusat pada prioritas Amerika? Jelaskan dengan alasan.
- Seberapa jauh peran donor swasta seperti PRO Initiative dapat membantu saat terjadi pembekuan dana pemerintah? Berikan pendapat dan alasannya.
Artikel terkait
Studi Genetika: Banyak Korban Bunuh Diri Tanpa Depresi
Penelitian genetika University of Utah menunjukkan banyak orang yang meninggal karena bunuh diri tidak memiliki depresi atau riwayat psikiatri. Peneliti menganalisis data anonim lebih dari 2.700 kasus untuk menemukan perbedaan risiko genetik.
Resistensi antibiotik terkait pertanian di Uganda
Di Uganda, penggunaan antibiotik di peternakan unggas meningkat dan mendorong resistensi antimikroba. Kendala layanan veteriner, biaya tinggi, dan praktik pemberian obat tanpa pengawasan menjadi penyebab utama dan memicu kekhawatiran kesehatan.
Panas dan lembap saat kehamilan kurangi pertumbuhan anak
Penelitian menemukan panas yang lembap selama kehamilan berdampak lebih buruk pada pertumbuhan anak dibandingkan panas saja. Studi menggunakan metrik WBGT dan mengaitkan data cuaca dengan catatan kesehatan untuk menilai paparan pranatal di Asia Selatan.