Para peneliti melaporkan uji transplantasi sel yang bertujuan memperbaiki kontrol saraf atas sistem kardiovaskular setelah cedera sumsum tulang belakang, menggunakan model tikus. Tim mengambil sel saraf yang belum selesai berdiferensiasi dari sumsum tulang belakang atau batang otak dan menanamkannya ke lokasi cedera. Shaoping Hou, salah satu penulis studi dan peneliti di University of Missouri School of Medicine serta Dalton Cardiovascular Research Center, menjelaskan pendekatan ini dalam publikasi.
Setelah transplantasi, hewan menunjukkan perbaikan fungsi kardiovaskular yang digerakkan oleh saraf: tekanan darah saat istirahat menjadi lebih stabil dan rata-rata denyut jantung turun. Namun prosedur tersebut tidak mengurangi peningkatan pengendalian hormonal yang sering mengikuti cedera sumsum tulang belakang. Tubuh meningkatkan kadar hormon tertentu untuk mengompensasi hilangnya masukan saraf, dan respons itu dapat merugikan pembuluh darah dan jantung.
Aktivitas hormonal yang berlebihan bisa menyebabkan dinding pembuluh menjadi kaku dan mengubah struktur atau fungsi pembuluh. Perubahan seperti ini dapat berujung pada kondisi berikut:
- tekanan darah tinggi,
- penumpukan plak,
- peradangan kronis,
- gagal jantung.
Riset selanjutnya akan berupaya mempertahankan perbaikan yang digerakkan oleh saraf sambil mengurangi respons hormonal yang merugikan. Terapi semacam ini berpotensi melindungi kesehatan kardiovaskular pasien setelah cedera berat. Penelitian ini dipublikasikan di eNeuro, dengan kontribusi peneliti tambahan dari Mizzou dan Drexel University.
Kata-kata sulit
- transplantasi — pemindahan sel atau jaringan ke tubuh lain
- berdiferensiasi — proses sel berubah menjadi tipe sel khusus
- sumsum tulang belakang — bagian tulang belakang yang berisi jaringan saraf
- pengendalian — tindakan atau proses mengontrol fungsi suatu sistem
- hormon — zat kimia tubuh yang mengatur fungsi organ
- peradangan kronis — reaksi tubuh yang berlangsung lama dan merusak
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting menurunkan respons hormonal yang merugikan selain memperbaiki kontrol saraf? Jelaskan dua alasan berdasarkan teks.
- Terapi gabungan apa yang menurut Anda dapat menjaga perbaikan yang digerakkan oleh saraf sambil mengurangi respons hormonal? Berikan ide singkat.
- Apa manfaat dan risiko transplantasi sel bagi pasien setelah cedera sumsum tulang belakang menurut artikel?
Artikel terkait
Titik tipping mekanis menjelaskan loncatan fibrosis
Ilmuwan dari Washington University dan Tsinghua menemukan titik tipping mekanis yang membuat sel berkoordinasi tiba-tiba dan menyebabkan fibrosis. Studi yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences menyorot peran kolagen dan ikatan silang.
Kolera 2024: Penyebaran, Penyebab, dan Upaya Pengendalian
Kolera menyebar lewat air tercemar dan tetap menjadi ancaman karena konflik, perubahan iklim, dan sistem kesehatan yang runtuh. Pada 2024 dilaporkan 560,823 kasus dan 6,028 kematian; WHO menargetkan pengurangan lewat pencegahan dan vaksin.