Para peneliti mencoba transplantasi sel pada model tikus untuk memperbaiki kesehatan jantung dan pembuluh darah setelah cedera sumsum tulang belakang. Mereka mengumpulkan sel saraf yang belum matang dari sumsum tulang belakang atau dari batang otak.
Sel-sel itu ditanamkan ke lokasi cedera. Setelah transplantasi, tikus menunjukkan perbaikan kontrol saraf atas sirkulasi: tekanan darah saat istirahat lebih stabil dan rata-rata denyut jantung menurun. Namun transplantasi tidak mengurangi peningkatan aktivitas hormon yang sering mengikuti cedera.
Peningkatan hormon bisa merusak pembuluh darah dan jantung. Peneliti selanjutnya akan mencari cara mempertahankan perbaikan saraf sambil mengurangi efek hormon yang merugikan.
Kata-kata sulit
- transplantasi — pemindahan sel atau jaringan ke bagian tubuh lain
- sel saraf — sel yang membawa sinyal dari dan ke otak
- sirkulasi — pergerakan darah di dalam tubuh
- tekanan darah — gaya darah pada dinding pembuluh
- denyut jantung — jumlah detak jantung per menit
- hormon — zat kimia tubuh yang mengatur fungsi
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa peneliti ingin mempertahankan perbaikan saraf sambil mengurangi efek hormon?
- Apakah menurut Anda perbaikan kontrol saraf atas sirkulasi penting untuk pasien? Jelaskan singkat.
- Pernahkah Anda membaca tentang transplantasi sel sebelumnya? Apa pendapat Anda tentang teknologi ini?
Artikel terkait
Tikus CC023 dan kemungkinan hubungan antara infeksi virus dan ALS
Peneliti menemukan bahwa tikus strain CC023 merespons infeksi virus dengan cara yang mirip penyakit ALS pada manusia. Model tikus ini mungkin membantu menemukan penanda awal dan mendukung pengembangan pengobatan untuk ALS sporadis.
Dukungan Sosial pada Masa Kecil Kurangi Risiko Kematian Dini Remaja
Penelitian menemukan dukungan sosial yang konsisten pada masa kanak-kanak mengurangi risiko kematian dini bagi remaja yang mengalami masalah keluarga atau kekerasan di komunitas. Studi ini mencontoh pengalaman masa kecil merugikan dan menyarankan langkah praktis bagi keluarga dan sekolah.
Pembakaran plastik untuk bahan bakar di kota berpendapatan rendah dan menengah
Sebuah studi di 26 negara menemukan pembakaran limbah plastik sebagai bahan bakar rumah tangga umum di kota-kota berpendapatan rendah dan menengah. Peneliti menjelaskan penyebab, risiko kesehatan, dan solusi yang diusulkan oleh peserta.