Sebuah tinjauan besar menemukan bahwa rata-rata setiap spesies vertebrata yang dikenali menyembunyikan sekitar dua spesies kryptik. Temuan ini berlaku pada ikan, burung, mamalia, reptil, amfibi, dan kelompok vertebrata lain.
Spesies kryptik hampir identik secara morfologi, tetapi analisis DNA menunjukkan garis keturunan genetik yang berbeda. Peneliti mencatat bahwa beberapa garis keturunan mungkin telah berevolusi secara terpisah selama jutaan tahun. Tim ini mensintesis hasil lebih dari tiga ratus studi dan membandingkan metode untuk memperkirakan jumlah spesies tersembunyi.
Konsekuensinya penting untuk konservasi: ketika satu takson dibagi menjadi beberapa spesies, masing-masing memiliki jangkauan geografis lebih kecil dan risiko kepunahan lebih tinggi. Banyak spesies kryptik belum dideskripsikan secara formal sehingga tidak mendapat pengakuan hukum atau perlindungan.
Kata-kata sulit
- tinjauan — studi besar atau pemeriksaan menyeluruh
- vertebrata — hewan yang memiliki tulang belakang
- kryptik — spesies yang sulit dibedakan secara luar
- morfologi — bentuk dan struktur tubuh makhluk hidup
- garis keturunan — hubungan keturunan antar individu atau kelompok
- genetik — berkaitan dengan materi pewarisan berupa DNA
- konservasi — usaha melindungi spesies dan habitatnya
- kepunahan — kehilangan seluruh individu suatu spesies
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana penemuan banyak spesies kryptik bisa memengaruhi upaya konservasi di daerah Anda?
- Apakah menurut Anda analisis DNA penting untuk mengenali spesies baru? Mengapa atau mengapa tidak?
- Apa kesulitan yang mungkin dihadapi ilmuwan saat mendeskripsikan spesies secara formal?
Artikel terkait
Burung Gunung di Barat Laut Pasifik Lebih Tangguh dari Perkiraan
Perbandingan ulang situs lapangan setelah 30 tahun menunjukkan sebagian besar populasi burung di Barat Laut Pasifik stabil atau bertambah di ketinggian lebih tinggi. Beberapa spesies, seperti Canada Jay, tetap memerlukan bantuan.
Terapi gen dan tantangan penyakit sel sabit di Afrika
Penyakit sel sabit menyebabkan banyak kematian pada anak-anak di Sub-Sahara Afrika. Uganda mulai skrining bayi baru lahir secara gratis, namun terapi gen baru yang menjanjikan masih sangat mahal dan sulit diakses di banyak negara Afrika.
Taman Kreol di Guadeloupe dan ketahanan pangan
Taman Kreol adalah kebun halaman tradisional di Guadeloupe yang menyediakan bahan pangan dan obat untuk keluarga. Praktik ini membantu masyarakat menghadapi krisis dan sekarang digabungkan dengan alat modern untuk menghadapi perubahan iklim.
Ayam Bertelur Protein: Mengatasi Pembungaan Gen
Peneliti University of Missouri menggunakan CRISPR untuk menempatkan gen pada lokasi khusus di genom ayam. Penanda hijau tetap menyala setelah berbulan-bulan, menunjukkan metode ini bisa menghasilkan garis ayam termodifikasi yang stabil.