Perkebunan dan Pembangunan Mengancam Taman Nasional KibiraCEFR B2
14 Feb 2026
Diadaptasi dari Laura, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Ravi N Jha, Unsplash
Perkebunan teh dan proyek pembangunan di barat laut Burundi telah mengubah lanskap Taman Nasional Kibira dan menekan populasi satwa liar. Penggunaan lahan skala besar oleh komunitas lokal, perusahaan produksi dan institusi negara seperti Burundi Tea Office (OTB), REGIDESO, ISABU dan DPAE telah mengurangi tutupan hutan. Lokasi ini juga berdekatan dengan proyek pembangkit listrik tenaga air Mpanda, yang menambah tekanan pembangunan di kawasan sekitar taman.
Menurut laporan Third National Communication on Climate Change pada October 2019, Kibira kehilangan sekitar 10,000 to 12,000 hectares tutupan pohon antara 2009 dan 2019. Beberapa kajian menyebutkan bahwa taman kini menampung lebih dari 200 simpanse, turun dari sekitar 500 sebelum deforestasi. Artikel ilmiah 2013 oleh Dismas Hakizimana dan Marie-Claude Huynen melaporkan beberapa simpanse mati dan perpindahan individu dari Rwegura, Teza, dan Musigati ke kawasan Mabayi dekat Taman Nasional Nyungwe di Rwanda.
Ahli ekologi Léonidas Nzigiyimpa mengatakan aktivitas pekerja perkebunan—termasuk kebisingan, sampah, pemetikan stroberi liar, dan masuk secara ilegal—memperburuk gangguan. Perkebunan milik Burundi Tea Office mempekerjakan lebih dari 1,000 pekerja bergaji dan 7,500 to 8,000 pekerja harian. LSM Conservation and Community Change (3C) melaporkan peningkatan perangkap. Para ahli memperingatkan bahwa pagar perkebunan menghalangi pergerakan simpanse, mengurangi kontak antarkelompok dan membatasi perkawinan, sementara reproduksi yang lambat menghambat pemulihan. Berchmans Hatungimana dari Kantor Perlindungan Lingkungan menyatakan taman dijaga 24 jam dan pelanggar dapat ditangkap. Peneliti menyerukan pengurangan kemiskinan, proyek penghasilan lokal baru, pelatihan, dan keterlibatan aktif komunitas untuk melindungi keanekaragaman hayati Kibira.
Kata-kata sulit
- deforestasi — penebangan dan penghilangan hutan oleh aktivitas manusia
- tutupan — lapisan pohon atau vegetasi di atas tanahtutupan hutan, tutupan pohon
- perpindahan — pergerakan orang atau hewan ke tempat lainperpindahan individu
- perkawinan — proses reproduksi melalui penggabungan sel kelamin
- perangkap — alat yang dipakai untuk menjebak hewan
- keanekaragaman hayati — variasi jenis makhluk hidup di suatu wilayah
- keterlibatan — partisipasi aktif kelompok atau individu dalam kegiatan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana kehilangan tutupan hutan mungkin mempengaruhi kehidupan simpanse di Kibira? Jelaskan dengan poin dari teks.
- Bagaimana proyek penghasilan lokal dan pelatihan dapat membantu mengurangi tekanan dari penggunaan lahan skala besar? Beri contoh tindakan yang mungkin.
- Apa tantangan utama yang disebutkan teks dalam melindungi taman, dan langkah apa yang menurut Anda paling penting untuk diutamakan?
Artikel terkait
Pengungsi di Kyaka II Ubah Limbah Jadi Briket
Di Kyaka II, Uganda, sebuah proyek yang didirikan oleh pengungsi mengubah sisa makanan dan limbah tanaman menjadi briket untuk memasak. Proyek ini juga menanam pohon, membuat tungku, memberi pekerjaan, dan mendapat dukungan serta peringatan ahli.
Instrumen dari Kartrid Vape untuk Kurangi Sampah Elektronik
Tim dari NYU mengubah kartrid vape yang dibuang menjadi sintesizer sederhana. Proyek ini menampilkan penggunaan kembali komponen seperti sensor, baterai, dan ujung mulut untuk mengurangi sampah elektronik dan mendorong kreativitas.
Ilmuwan dan Petani Grenada Melawan Hama pada Soursop
Ilmuwan dan petani di Grenada bekerja sama untuk melindungi soursop dari serangga penghisap croton scale yang merusak buah dan menurunkan penjualan. Setelah upaya awal, pihak berwenang beralih ke pengendalian hayati dan pelatihan petani.