Perkebunan dan Pembangunan Mengancam Taman Nasional KibiraCEFR A1
14 Feb 2026
Diadaptasi dari Laura, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Ravi N Jha, Unsplash
- Taman Nasional Kibira berada di barat laut Burundi.
- Perkebunan teh di sekitar taman semakin luas.
- Pembangunan lain juga berlangsung di wilayah ini.
- Kegiatan manusia mengurangi luas hutan Kibira.
- Akibatnya banyak satwa kehilangan tempat hidup.
- Perangkap dan pagar muncul di sekitar hutan.
- Beberapa orang kadang memasuki taman secara ilegal.
- Penjaga bekerja setiap hari untuk melindungi taman.
- Masyarakat diminta ikut menjaga lingkungan setempat.
Kata-kata sulit
- mengurangi — membuat sesuatu menjadi lebih kecil atau sedikit
- satwa — hewan yang hidup di alam atau hutan
- perangkap — alat untuk menangkap binatang atau hewan
- melindungi — menjaga sesuatu supaya tidak rusak atau hilang
- penjaga — orang yang bekerja menjaga tempat atau benda
- masyarakat — kelompok orang yang hidup di satu tempat
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah ada taman atau hutan dekat rumahmu?
- Apakah kamu membantu menjaga lingkungan di tempatmu?
Artikel terkait
Konflik Trawler di Taman Nasional Douala-Edea
Komunitas nelayan di Mbiako, Yoyo I dan Yoyo II menghadapi serangan kapal trawl industri di Taman Nasional Douala-Edea. Metode penangkapan ilegal merusak mangrove, mengurangi ikan, dan mengancam mata pencaharian; LCMC dipasang untuk membantu pengelolaan.
Penelitian: Hujan Ekstrem dan Suhu Naik di Beberapa Wilayah Tanzania
Penelitian menunjukkan beberapa wilayah Tanzania menghadapi peningkatan hari hujan sangat ekstrem dan kenaikan suhu, yang berdampak pada pertanian, kesehatan, dan kota. Ahli menyerukan kebijakan lebih kuat dan kesiapsiagaan.
Vivien Sansour dan Perpustakaan Benih Palestina
Vivien Sansour mendirikan Perpustakaan Benih Warisan Palestina untuk menyelamatkan benih, tanaman, dan kisah pangan. Proyek itu berbasis di Battir dan menuntut perlindungan budaya serta pengetahuan pertanian di tengah penghancuran lahan.