Darurat Air Meluas di IranCEFR A2
10 Agu 2025
Diadaptasi dari Reza Talebi, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Matin Hosseini, Unsplash
Musim panas panas dan pemadaman listrik membuat darurat air di Iran lebih buruk. Pemerintah menutup kantor publik di setidaknya 12 provinsi dan memperingatkan kemungkinan pemadaman listrik nasional selama satu minggu untuk menghemat energi.
Beberapa danau dan lahan basah penting kini kering, dan cadangan waduk turun tajam. Aliran air ke waduk jauh lebih rendah dibanding tahun lalu. Penarikan air tanah berlebihan juga terjadi, sehingga tanah di beberapa kota turun cepat.
Pejabat mengatakan pembatasan pasokan mungkin tidak bisa dihindari. Para ahli menyarankan reformasi pertanian, daur ulang air, dan pembatasan pembangunan kota untuk mengurangi tekanan air.
Kata-kata sulit
- pemadaman — henti sementara pasokan listrik ke suatu tempatpemadaman listrik
- waduk — tempat penampungan air buatan untuk penyimpanan
- air tanah — cairan yang tersimpan di bawah permukaan bumi
- reformasi — perubahan besar pada aturan atau sistemreformasi pertanian
- daur ulang — proses membuat bahan dipakai lagi setelah diprosesdaur ulang air
- pembangunan — proses membangun gedung jalan atau fasilitas lainpembangunan kota
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju dengan pembatasan pembangunan kota untuk mengurangi masalah air? Mengapa?
- Apa langkah kecil yang bisa dilakukan di rumah untuk menghemat air? Beri satu contoh.
- Pernahkah Anda mengalami pemadaman listrik panjang? Ceritakan singkat apa yang Anda rasakan.
Artikel terkait
Warga Mile Four Bamenda Beralih ke Tenaga Surya karena Pemadaman Listrik
Pemadaman listrik panjang dan tidak menentu di Mile Four, Bamenda mendorong warga mencari solusi lokal. Mereka mengumpulkan dana untuk trafo komunitas dan banyak memasang sistem surya terdesentralisasi untuk kebutuhan rumah tangga dan layanan publik.
Kapal Penelitian Nansen Batal Survei di Perairan Sri Lanka
Kapal penelitian Norwegia Dr. Fridtjof Nansen membatalkan survei yang direncanakan di perairan Sri Lanka pada 2025 karena izin pemerintah terlambat. FAO menugaskan kapal itu ke Madagaskar dan para ilmuwan menyayangkan penundaan tersebut.