Darurat Air Meluas di IranCEFR B1
10 Agu 2025
Diadaptasi dari Reza Talebi, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Matin Hosseini, Unsplash
Pemanasan musim panas dan pemadaman listrik memperburuk krisis air di Iran. Menurut laporan resmi pada July 11, 2025, cadangan beberapa waduk menurun tajam. Aliran ke waduk sejak awal tahun hidrologi jauh lebih rendah daripada tahun lalu, sehingga hanya sebagian kapasitas waduk yang terisi.
Otoritas dan ahli menyebut penyebabnya curah hujan yang rendah, penyimpanan salju yang buruk, evaporasi tinggi, dan ekstraksi air tanah yang berlebihan. Penarikan air tanah mempercepat penurunan muka tanah di beberapa kawasan perkotaan.
Tehran dan provinsi sekitarnya menghadapi tekanan air yang tinggi karena konsumsi yang jauh di atas rata-rata nasional. Pejabat memperingatkan bahwa rasionalisasi pasokan dan pembatasan air kemungkinan diperlukan, sementara solusi besar seperti proyek transfer air belum terealisasi.
Kata-kata sulit
- cadangan — jumlah air yang disimpan untuk kebutuhan
- waduk — danau buatan untuk menyimpan air
- evaporasi — proses penguapan air ke udara
- ekstraksi — pengambilan air dari sumber biasanya tanah
- muka tanah — tinggi permukaan tanah di suatu lokasi
- rasionalisasi — pengaturan penggunaan atau distribusi sumber daya
- pembatasan — tindakan mengurangi atau membatasi penggunaan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana pemadaman listrik bisa memperburuk krisis air di suatu daerah? Jelaskan dengan satu atau dua contoh.
- Langkah sederhana apa yang bisa dilakukan rumah tangga untuk mengurangi tekanan air saat ada pembatasan?
- Apakah menurut Anda proyek transfer air selalu solusi yang baik untuk krisis air? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
Vitamin C Bisa Melindungi Kesuburan dari Bahan Kimia Lingkungan
Penelitian pada ikan medaka menunjukkan bahwa vitamin C mengurangi kerusakan testis dan memperbaiki kesuburan pada ikan yang terpapar kalium perklorat. Temuan ini memberi harapan, tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.
Aerosol Bukan Penyebab Utama Kenaikan Panas Bumi
Sebuah studi baru menemukan perubahan polusi udara belakangan ini bukan penyebab utama dari meningkatnya ketidakseimbangan energi yang mendorong pemanasan global. Para peneliti menemukan tren aerosol berlawanan di belahan bumi yang sebagian besar saling meniadakan.