Tagihan Listrik Naik setelah Badai Beryl di JamaikaCEFR A2
10 Jan 2025
Diadaptasi dari Guest Contributor, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Kenrick Baksh, Unsplash
Setelah Badai Beryl pada Juli, banyak pelanggan di Jamaika melaporkan tagihan listrik naik. Pelanggan mengeluh bahwa Jamaica Public Service Company (JPS) menagih terlalu tinggi. Menteri energi Daryl Vaz meminta Office of Utilities Regulation meninjau tagihan. OUR merekomendasikan pelanggan yang menerima tagihan taksiran pada Juli membayar 40 percent lebih sedikit pada tagihan Agustus mereka.
Pemilik usaha kecil Sasha Williams dari Portland mengatakan tagihan tinggi merugikan usahanya dan pelanggan komersial membayar tarif lebih tinggi. Jamaika mengimpor semua minyak untuk listrik dan transportasi, sehingga pemerintah mencari alternatif seperti tenaga surya. Baru-baru ini perhatian juga bergeser ke energi laut, termasuk ladang angin lepas pantai dan OTEC.
Kata-kata sulit
- tagihan — Permintaan pembayaran untuk layanan atau barang
- taksiran — Perhitungan biaya sementara, bukan jumlah nyata
- tarif — Harga atau biaya yang dikenakan untuk layanan
- mengimpor — Membawa atau membeli barang dari luar negeri
- tenaga surya — Energi yang dihasilkan dari sinar matahari
- energi laut — Energi yang diperoleh dari laut atau ombak
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perasaan Anda jika menerima tagihan listrik yang tiba-tiba naik? Jelaskan singkat.
- Apakah Anda setuju pemerintah mencari alternatif energi seperti tenaga surya? Mengapa?
- Jika Anda pemilik usaha kecil, apa yang akan Anda lakukan bila tagihan listrik merugikan usaha?
Artikel terkait
Wabah Kolera Meluas di Semua Negara Bagian Sudan
Wabah kolera yang mulai pada Juli 2024 telah menyebar ke 133 wilayah di semua 18 negara bagian Sudan dengan lebih dari 105,000 kasus dan lebih dari 2,600 kematian. Musim hujan dan perpindahan penduduk memperburuk situasi dan dana darurat dibutuhkan.
Sarung Tangan Sekali Pakai Bisa Menyebabkan Perkiraan Mikroplastik Berlebih
Peneliti University of Michigan menemukan lapisan pada sarung tangan sekali pakai yang melepaskan partikel mirip mikroplastik. Partikel ini dapat mencemari peralatan pengukuran dan membuat jumlah mikroplastik terlihat lebih tinggi.