Bendungan Laúca dan Tantangan Energi di AngolaCEFR B1
17 Des 2025
Diadaptasi dari Vivian Wu, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Isaac Lind, Unsplash
Bendungan tenaga air Laúca mulai beroperasi di Sungai Kwanza dan menambah kapasitas listrik nasional. Proyek ini dibangun oleh kontraktor Cina dan sebagian besar dibiayai lewat pinjaman Cina, sehingga menambah lebih dari 2,000 megawatts kapasitas jaringan listrik Angola.
Media resmi Cina dan platform Inisiatif Sabuk dan Jalan menggambarkan proyek seperti ini sebagai kerja sama hijau. Sebuah feature pada March 2024 menyebut penggunaan obligasi hijau, pinjaman hijau dan dana pembangunan hijau, dan menyinggung proyek Caculo Cabaça sebagai pembangkit besar.
Namun ada juga kritik. Laporan dan media investigasi lokal menunjukkan masalah transparansi dan ketentuan pinjaman yang tidak jelas. Data menunjukkan Angola menerima pinjaman besar dari Cina, dan tekanan utang menjadi perhatian ketika harga minyak turun. Keberlanjutan proyek akan tergantung pada transparansi dan pengelolaan utang.
Kata-kata sulit
- bendungan — Struktur besar untuk menahan air
- kapasitas — Jumlah maksimum yang bisa dihasilkan
- pinjaman — Uang yang dipinjam dari pihak lain
- obligasi hijau — Surat utang untuk proyek ramah lingkungan
- transparansi — Keterbukaan informasi dan cara kerja proyek
- ketentuan — Aturan atau persyaratan dalam perjanjian
- keberlanjutan — Kemampuan sesuatu bertahan jangka panjang
- pengelolaan — Cara mengatur dan menggunakan sumber daya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju proyek infrastruktur besar sebaiknya mendapat pinjaman dari luar negeri? Mengapa?
- Langkah apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan transparansi dalam proyek seperti ini?
- Bagaimana penurunan harga minyak dapat memengaruhi negara yang menerima banyak pinjaman?
Artikel terkait
Bactery: Baterai dari Bakteri Tanah untuk Pertanian
Spin-out dari University of Bath mengembangkan Bactery, baterai yang memanfaatkan bakteri tanah untuk memberi daya sensor dan perangkat IoT di lahan pertanian dengan pasokan listrik sulit. Prototipe diuji sejak 2019 dan perusahaan menargetkan produksi kecil tahun 2026.
Ledakan Panel Surya China di Pakistan Saat Gelombang Panas
Gelombang panas di Pakistan mendorong rumah tangga dan usaha kecil beralih ke panel surya dan baterai impor dari China. Perubahan ini mempercepat tenaga surya terdistribusi, tapi menimbulkan tantangan fiskal, ketergantungan impor, dan masalah regulasi.
Ghana Perdagangkan Kredit Karbon ke Swiss
Ghana menjadi negara Afrika pertama yang memperdagangkan kredit karbon di bawah Article 6.2 Perjanjian Paris. Pada 8 July negara itu mentransfer 11,733 tonnes pengurangan emisi ke Swiss dari proyek kompor bersih yang didukung oleh KliK Foundation.
Molekul Baru Menyimpan Energi Surya untuk Panas Malam
Para peneliti UC Santa Barbara mengembangkan molekul organik bernama pyrimidone yang menangkap cahaya matahari, menyimpan energi dalam ikatan kimia, dan melepaskannya sebagai panas saat diperlukan. Material ini larut dalam air dan dapat dipompa melalui kolektor surya.
Kazakhstan dan China setuju bangun pembangkit nuklir
Kazakhstan menyepakati proyek dengan China untuk membangun pembangkit nuklir kedua dan ketiga menggunakan reaktor HPR-1000 (2,4 GW). Langkah ini dimaksudkan untuk mengatasi kekurangan listrik dan mengurangi ketergantungan pada batu bara.