Peneliti di University of Missouri mengatakan viskositas darah penting untuk kesehatan. Viskositas adalah seberapa kental dan lengket darah saat bergerak. Darah yang lebih kental dapat membuat jantung bekerja lebih keras dan meningkatkan risiko gumpalan.
Tim itu mengembangkan perangkat non-invasif yang memakai gelombang ultrasonik dan perangkat lunak pemrosesan sinyal. Alat ini menggetarkan darah dengan suara terus-menerus dan mengukur responsnya, sehingga bisa memantau viskositas secara waktu nyata tanpa mengambil sampel darah.
Penggunaan medis yang mungkin termasuk anemia sel sabit. Para peneliti sedang mempersiapkan uji coba pada manusia dan mengatakan prototipe bisa murah dan portabel.
Kata-kata sulit
- kekentalan — Ukuran seberapa kental sesuatu.kekentalan darah
- mengalir — Ketika sesuatu bergerak terus, seperti darah.
- ukuran — Besar atau kecil dari sesuatu.
- penting — Sesuatu yang sangat dibutuhkan atau berarti.
- hasil — Apa yang didapat setelah melakukan sesuatu.
- mengukur — Mengetahui ukuran atau jumlah sesuatu.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting untuk memeriksa kekentalan darah secara rutin?
- Bagaimana alat baru ini dapat membantu pasien?
- Apa penyakit lain yang terkait dengan kekentalan darah?
Artikel terkait
Kekhawatiran tentang Polisi dan Risiko Jantung pada Perempuan Kulit Hitam
Studi menemukan hubungan antara kekhawatiran tentang kebrutalan polisi—terutama khawatir soal anak—dengan penanda risiko kardiovaskular pada perempuan kulit hitam di Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan pengukuran ketebalan intima-media karotis sebagai indikator risiko.
Studi: Petunjuk PHQ Membuat Hasil Skrining Tidak Konsisten
Penelitian menemukan petunjuk pada Patient Health Questionnaire (PHQ) sering diartikan berbeda oleh peserta. Para peneliti menyarankan memisahkan pertanyaan tentang frekuensi gejala dan tingkat gangguan untuk memperbaiki penilaian.
Pembatasan Kalori Ubah Protein Otot dan Tingkatkan Respons Insulin
Penelitian pada tikus usia 24 bulan menunjukkan pembatasan kalori 35% selama delapan minggu mengubah fosforilasi protein otot dan meningkatkan penyerapan glukosa yang dipicu insulin, dengan respons molekuler berbeda antara jantan dan betina.