Peneliti di University of Missouri mengatakan viskositas darah penting untuk kesehatan. Viskositas adalah seberapa kental dan lengket darah saat bergerak. Darah yang lebih kental dapat membuat jantung bekerja lebih keras dan meningkatkan risiko gumpalan.
Tim itu mengembangkan perangkat non-invasif yang memakai gelombang ultrasonik dan perangkat lunak pemrosesan sinyal. Alat ini menggetarkan darah dengan suara terus-menerus dan mengukur responsnya, sehingga bisa memantau viskositas secara waktu nyata tanpa mengambil sampel darah.
Penggunaan medis yang mungkin termasuk anemia sel sabit. Para peneliti sedang mempersiapkan uji coba pada manusia dan mengatakan prototipe bisa murah dan portabel.
Kata-kata sulit
- kekentalan — Ukuran seberapa kental sesuatu.kekentalan darah
- mengalir — Ketika sesuatu bergerak terus, seperti darah.
- ukuran — Besar atau kecil dari sesuatu.
- penting — Sesuatu yang sangat dibutuhkan atau berarti.
- hasil — Apa yang didapat setelah melakukan sesuatu.
- mengukur — Mengetahui ukuran atau jumlah sesuatu.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting untuk memeriksa kekentalan darah secara rutin?
- Bagaimana alat baru ini dapat membantu pasien?
- Apa penyakit lain yang terkait dengan kekentalan darah?
Artikel terkait
Penelitian: Dampak Kesehatan Revolusi Industri Tidak Merata di Inggris
Studi bioarkeologi menemukan paparan logam berat selama Revolusi Industri berbeda antar komunitas dan kelompok sosial. Perempuan di kota industri menunjukkan konsentrasi arsenik dan barium lebih tinggi, hasil yang relevan untuk kebijakan perlindungan.
Sains warga bantu pantau kesehatan dan SDG
Tinjauan ilmiah menemukan sains warga dapat membantu memantau indikator kesehatan dan kesejahteraan yang terkait SDG dan Target Triple Billion WHO. Studi ini menunjukkan potensi besar, contoh praktik, serta tantangan kualitas dan partisipasi.
Kota Asia Atasi Kemacetan dengan Transportasi Bersih
Kemacetan di banyak kota Asia menaikkan polusi dan merugikan ekonomi. Beberapa kota, seperti New Delhi, Bangkok, Filipina, dan Jakarta, memperluas metro, menambah bus listrik, dan menerapkan kebijakan parkir untuk mengurangi lalu lintas.
Pembatasan Kalori Ubah Protein Otot dan Tingkatkan Respons Insulin
Penelitian pada tikus usia 24 bulan menunjukkan pembatasan kalori 35% selama delapan minggu mengubah fosforilasi protein otot dan meningkatkan penyerapan glukosa yang dipicu insulin, dengan respons molekuler berbeda antara jantan dan betina.