📖+10 XP
🎧+10 XP
✅+15 XP
Darurat Air Meluas di IranCEFR A1
10 Agu 2025
Diadaptasi dari Reza Talebi, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Matin Hosseini, Unsplash
Level A1 – PemulaCEFR A1
2 mnt
80 kata
- Musim panas ekstrem memperburuk krisis air di Iran.
- Pemadaman listrik meluas mengganggu layanan penting di kota.
- Pemerintah menutup kantor publik di banyak provinsi sementara.
- Danau dan lahan basah utama menjadi sangat kering.
- Cadangan waduk turun tajam ke level rendah sekarang.
- Penarikan air tanah ilegal mempercepat turunnya muka tanah.
- Ribuan sumur beroperasi tanpa izin di banyak tempat.
- Pejabat memperingatkan pembatasan air dan langkah ketat segera.
- Konsumsi di kota besar harus dikurangi drastis segera.
- Solusi besar sulit karena kendala politik dan ekonomi.
Kata-kata sulit
- ekstrem — sangat kuat atau parah pada cuaca
- krisis — masalah besar yang mendesak perlu solusi
- pemadaman — penghentian sementara listrik di suatu tempat
- waduk — tempat penyimpanan air buatan besar
- ilegal — tidak sesuai aturan atau izin resmi
- pembatasan — pengurangan penggunaan atau larangan tertentu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah daerahmu pernah mengalami pembatasan air?
- Bisakah kamu mengurangi penggunaan air di rumah?
- Pernahkah ada pemadaman listrik di kotamu?
Artikel terkait
30 Mei 2026
Kehadiran Manusia Mengubah Perilaku Hewan Liar
Studi global menemukan hewan liar mengubah perilaku bukan hanya karena perusakan habitat, tetapi juga karena kehadiran manusia. Penelitian memakai GPS, data ponsel, dan satelit, lalu mendapati sebagian besar spesies bereaksi saat orang hadir.
24 Nov 2025
26 Des 2025
9 Sep 2025
Ilmuwan Afrika Selatan Pantau Kualitas Udara Waktu Nyata dengan Metode Fisika Partikel
Ilmuwan di Afrika Selatan mengadaptasi metode fisika partikel untuk sistem AI_r yang memantau kualitas udara waktu nyata menggunakan sensor murah, IoT, dan kecerdasan buatan. Proyek memasang 500 sensor di Sedibeng tahun depan dan mendapat dukungan internasional.
23 Mei 2025