Di tengah tekanan terhadap kebebasan berekspresi dan bahaya nyata yang dihadapi para pengkritik, Hubert Kolani — pengacara terlatih dan penulis muda dari Togo — mengambil fiksi sebagai alat pengamatan atas kekuasaan. Novel berbahasa Prancisnya, Le Sang du Pouvoir (Darah Kekuasaan), adalah buku pertama dalam sebuah seri yang ia rencanakan dan dimaksudkan membuka ruang bagi kebenaran sulit tanpa harus menyebut nama orang tertentu.
Cerita berpusat pada tokoh perempuan kuat yang dijuluki "Si Wanita Besi" dan pada berbagai figur yang terperangkap dalam apa Kolani sebut sebagai "politik gelap": perebutan kekuasaan yang disengketakan, pengorbanan manusia, dan hubungan erat antara kekuasaan dan spiritualitas. Novel itu juga menggambarkan persahabatan yang retak, pilihan-pilihan menyakitkan, serta bentuk-bentuk mistisisme gelap yang nyata bagi beberapa orang.
Di sisi lain, karya ini menonjolkan ketahanan perempuan, kasih sayang ibu, dan cinta jasmani yang intens; tokoh-tokohnya tertawa, ragu, bermimpi, dan merawat keluarga serta sahabat. Kolani membandingkan fiksi dengan jurnalisme dan esai: jurnalis bergantung pada fakta yang dapat diverifikasi dan menghadapi risiko saat menyelidik kekuasaan, sedangkan esais harus mengambil posisi yang jelas dan mungkin disensor. Fiksi, menurutnya, berfungsi sebagai perisai yang memungkinkan penyampaian kebenaran melalui tokoh imajiner dan menjangkau ruang yang tidak dapat dicapai format lain.
Kolani juga menulis tentang perubahan generasi: generasinya melihat politik berbeda dari generasi sebelumnya yang menerima keheningan sebagai perlindungan dan memaknai politik sebagai loyalitas komunitas. Generasi muda, sebaliknya, menggunakan internet dan media sosial untuk membandingkan, mempertanyakan, dan menolak penerimaan diam. Ia berharap novelnya memicu debat dan refleksi serta mendorong kehidupan politik yang lebih berperikemanusiaan, terutama di Afrika, sehingga pembaca dapat menemukan kebenaran sendiri dan mengembalikan sedikit kemanusiaan ke ruang-ruang politik.
Kata-kata sulit
- kekuasaan — kemampuan mengontrol orang atau institusi
- politik gelap — perebutan kekuasaan dengan cara tidak terbuka
- mistisisme — kepercayaan pada kekuatan gaib dan pengalaman batin
- ketahanan — kemampuan bertahan menghadapi kesulitan atau tekanan
- perisai — sesuatu yang melindungi dari bahaya atau kritik
- menyensor — menghapus atau melarang bagian yang dianggap sensitifdisensor
- memicu — menyebabkan sesuatu mulai atau menjadi aktif
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda fiksi bisa membantu melindungi pengkritik sambil tetap menyampaikan kebenaran? Beri contoh dari teks atau pengalaman nyata.
- Apa dampak penggunaan media sosial oleh generasi muda terhadap kehidupan politik, menurut isi artikel dan pengamatan Anda?
- Apakah menurut Anda novel yang tidak menyebut nama orang tertentu efektif untuk mendorong refleksi politik? Jelaskan alasan Anda.
Artikel terkait
Jurnalis Minta Bantuan untuk Lawan Berita Palsu AI
Perwakilan media dari negara berpenghasilan rendah dan menengah meminta kelompok jurnalis China membantu melawan berita palsu yang dibuat oleh AI pada forum Belt and Road di Ganzhou. Mereka menuntut label jelas pada konten AI dan tindakan terhadap platform.
Perubahan politik di Bangladesh setelah pemberontakan July 2024
Pemberontakan pelajar pada July 2024 menggulingkan Sheikh Hasina pada August 5, 2024. Pemerintahan sementara Muhammad Yunus melarang Awami League pada May 2025, dan mantan menteri Asaduzzaman Khan Kamal dihukum mati oleh ICT pada November 17, 2025.