AI dalam Kampanye Pemilu Parlemen HungariaCEFR B2
7 Apr 2026
Diadaptasi dari Tunde Feher, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Zulfugar Karimov, Unsplash
Hungaria mengadakan pemilihan parlemen pada 12 April, yang menjadi kompetisi utama antara FIDESZ—partai penguasa di bawah Viktor Orbán—dan TISZA, partai oposisi baru yang dipimpin Péter Magyar. FIDESZ telah berkuasa selama 16 tahun dan Orbán menjabat sejak 2010. Survei BBC pada 1 April menempatkan FIDESZ pada 35 persen dan TISZA pada 58 persen.
Péter Magyar muncul sebagai figur nasional setelah penampilan viral di saluran YouTube Partizán pada Februari 2024 dan meluncurkan TISZA sebulan kemudian. Menyadari dukungan banyak pemilih muda untuk TISZA, FIDESZ memperkuat kampanye daring terarah pada 2025 dan menggunakan aktivis di kelompok Facebook seperti Digital Civil Circles (DPKs).
Penggunaan kecerdasan buatan meluas dalam berbagai format. Partai penguasa memproduksi poster, video realistis, dan buku komik yang menuduh Magyar memiliki dua sisi dan diam-diam mendukung Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Materi ini muncul di papan iklan, halte bus, dan daring; beberapa iklan diberi label dibuat oleh AI dan yang lain tidak. Satu akun Facebook bernama "Not Our War" juga mempublikasikan iklan perang yang menarik perhatian.
Pemeriksa fakta menyelidiki banyak klaim palsu, termasuk informasi tentang sistem perpajakan yang dikaitkan dengan TISZA, dan menemukan sejumlah besar materi yang dibuat dengan AI. EU AI Act, yang mulai berlaku pada Agustus 2024, mewajibkan label jelas untuk iklan politik yang menggunakan AI dan melarang penggunaan manipulatif, tetapi ketentuan itu baru berlaku sepenuhnya pada Agustus 2026. Karena Hungaria belum memiliki undang-undang nasional tentang AI, pemilihan ini berada dalam zona abu-abu regulasi dan menjadi salah satu pemilu pertama dengan konten politik yang banyak diproduksi AI.
- Zsófia Fülöp dari Lakmusz menyatakan AI generatif kini "ada di mana-mana" dalam komunikasi partai penguasa.
- Seorang pejabat senior TISZA mengatakan partainya bisa menunjukkan jalan keluar dari meningkatnya nasionalisme radikal di Eropa jika menang.
Kata-kata sulit
- oposisi — partai atau kelompok yang menentang pemerintahan
- meluncurkan — memulai atau memperkenalkan secara resmi
- daring — melalui internet atau dunia maya
- kecerdasan buatan — sistem komputer yang meniru kemampuan manusia
- pemeriksa fakta — organisasi atau orang yang memeriksa kebenaran informasi
- klaim palsu — informasi yang dibuat atau tidak benar
- zona abu-abu — keadaan tanpa aturan atau kepastian jelas
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa risiko utama penggunaan kecerdasan buatan dalam kampanye politik menurut teks? Jelaskan dengan contoh dari artikel.
- Bagaimana peran pemeriksa fakta dalam konteks pemilihan yang banyak menggunakan AI? Berikan alasan mengapa peran itu penting.
- Jika Anda pembuat kebijakan di Hungaria, langkah regulasi apa yang akan Anda pertimbangkan segera setelah membaca situasi dalam teks? Jelaskan alasan singkat.
Artikel terkait
Media sosial dorong penjualan daging satwa liar di Afrika Barat
Sebuah studi di jurnal One Health memperingatkan media sosial dapat meningkatkan perdagangan daging satwa liar di Afrika Barat. Peneliti menemukan iklan di Facebook, pengalihan ke WhatsApp, dan risiko penyakit yang berpindah dari hewan ke manusia.
Ketidaksetaraan dan cara menghentikan pandemi
Matthew M. Kavanagh mengatakan ketidaksetaraan membuat masyarakat lebih rentan dan memperdalam pandemi. Ia mengusulkan perubahan pada pembiayaan, teknologi, dan kebijakan sosial, termasuk penghentian sementara utang dan pabrik regional untuk produksi vaksin.
Jeda Singkat di Media Sosial untuk Kurangi Misinformasi
Peneliti dari University of Copenhagen meneliti cara sederhana untuk memperlambat penyebaran misinformasi di media sosial. Mereka menemukan bahwa menambah jeda kecil dan elemen pembelajaran dapat mengurangi pembagian impulsif dan meningkatkan kualitas unggahan yang dibagikan.