LingVo.club
Level
Web3 dan kendali data bagi petani — Level A2 — Farmer uses ai technology to monitor crops.

Web3 dan kendali data bagi petaniCEFR A2

17 Mar 2022

Diadaptasi dari Dann Okoth, SciDev CC BY 2.0

Foto oleh Waqar Mujahid, Unsplash

Level A2 – Dasar / Elementer
2 mnt
101 kata

Sebuah forum virtual ICTforAg pada 9-10 Maret membahas peran teknologi informasi untuk membuat sistem pertanian dan pangan lebih tangguh di negara berpendapatan rendah dan menengah. Pembicara menyorot model baru Web3 yang menekankan kepemilikan pengguna atas data.

Organisasi Digital Green menjelaskan bahwa data petani sering disimpan oleh perusahaan atau pemerintah, dan hal ini bisa membatasi pilihan petani. Mereka melihat Web3 dan alat seperti FarmStack sebagai cara agar organisasi petani bisa menentukan bagaimana data dibagikan, dikontrol, atau kadang dimonetisasi.

Delegasi juga mendengar tentang layanan advisori berbasis video yang dibuat dalam bahasa lokal dan telah menjangkau sekitar 2,3 juta petani di beberapa negara.

Kata-kata sulit

  • kepemilikanhak untuk mengontrol data atau barang
  • tangguhkuat menghadapi masalah atau perubahan
  • monetisasimengubah sesuatu menjadi sumber uang
  • advisorilayanan yang memberi saran atau informasi
  • berbasisdibuat atau dijalankan pada suatu dasar
  • menjangkaumencapai atau sampai kepada banyak orang

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Apakah menurutmu petani harus mengontrol data mereka sendiri? Mengapa?
  • Pernahkah kamu menonton video advisori dalam bahasa lokal? Ceritakan singkat pengalamanmu.
  • Menurutmu, bagaimana teknologi informasi bisa membuat pertanian lebih tangguh di daerahmu?

Artikel terkait

TikTok dan Politik Klan di Somalia — Level A2
23 Okt 2025

TikTok dan Politik Klan di Somalia

Penelitian menemukan TikTok memperkuat klanisme dan memicu polarisasi di Somalia. Aplikasi ini memudahkan mobilisasi, donasi digital, dan penyebaran konten emosional yang terkadang mendukung konflik, meski ada juga usaha promosi perdamaian.