Penelitian ini adalah studi pilot kecil yang melibatkan sekitar 60 orang dewasa muda, sebagian besar mahasiswa College of Architecture. Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal Frontiers in Virtual Reality dan dipimpin oleh Zhipeng Lu bersama seorang mahasiswanya, Parya Khadan.
Peserta menjalani satu sesi realitas virtual berdurasi 12 menit dan mengisi survei sebelum dan setelah sesi untuk mengukur stres dan kecemasan terhadap kematian. Setelah sesi, peserta melaporkan penurunan rasa takut akan kematian hingga sekitar 75% dan penurunan tingkat stres.
Simulasi mencakup tiga tahapan yang meniru laporan umum pengalaman hampir mati, dan banyak peserta mengatakan pengalaman itu menenangkan serta membuat mereka merefleksikan hidup dan hubungan. Sebagian kecil melaporkan peningkatan kecemasan atau stres. Tim peneliti berencana memperluas studi ke pasien terminal dan orang dengan masalah kesehatan mental, namun menekankan perlunya kehati‑hatian.
Kata-kata sulit
- studi pilot — penelitian kecil awal untuk menguji metode
- realitas virtual — pengalaman buatan dengan lingkungan digital
- mempublikasikan — membuat hasil penelitian tersedia umumdipublikasikan
- survei — kumpulan pertanyaan untuk mengukur pendapat
- kecemasan — perasaan khawatir atau takut berlebihan
- merefleksikan — memikirkan kembali pengalaman atau hidup
- pasien terminal — orang dengan penyakit yang tidak bisa disembuhkan
- simulasi — pembuatan model untuk meniru suatu kejadian
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda realitas virtual bisa membantu orang mengurangi ketakutan akan kematian? Mengapa atau mengapa tidak?
- Mengapa tim peneliti menekankan perlunya kehati‑hatian saat memperluas studi ke pasien terminal dan orang dengan masalah kesehatan mental?
- Jika Anda menjadi peserta dalam sesi 12 menit itu, bagaimana perasaan Anda dan apa yang mungkin Anda pikirkan setelahnya?
Artikel terkait
AI dan Respons Masyarakat Sipil
Seri Spotlight Global Voices (April 2026) dan studi oleh IRIS menunjukkan bagaimana kelompok masyarakat sipil di berbagai wilayah merespon AI melalui adopsi, perlawanan, dan inovasi. Studi menyorot pergeseran ke lokal, jaringan lintas batas, dan pentingnya fleksibilitas serta pendanaan.
Unggahan Media Sosial sebagai Peringatan Awal Perpindahan Penduduk
Analisis unggahan media sosial dapat memberi peringatan dini tentang pergerakan penduduk saat krisis. Studi di EPJ Data Science menguji alat prediksi yang memakai data digital untuk menambah informasi saat survei sulit dikumpulkan.