- Semut belajar membedakan teman dan orang luar di sarang.
- Penelitian baru dari universitas melihat sistem pengenalan semut tersebut.
- Koloni memiliki bau khas yang berasal dari lilin tubuh.
- Semut muda diterima oleh koloni lain setelah dekat lama.
- Setelah lama bersama, semut berubah bau seperti koloni tuan.
- Jika terpisah, kemiripan bau hilang setelah beberapa hari.
- Kontak singkat kadang cukup menjaga toleransi kelompok lama.
- Hasil penelitian membantu studi bagaimana otak semut merespon bau.
Kata-kata sulit
- membedakan — Mengetahui perbedaan antara dua atau lebih hal
- pengenalan — Proses pertama kali untuk tahu identitas
- koloni — Kelompok hewan yang hidup bersama di satu tempat
- lilin — Zat di tubuh hewan, memberi bau khaslilin tubuh
- toleransi — Sikap menerima atau tidak menyerang kelompok lain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu melihat semut di sarang?
- Pernahkah kamu melihat semut dari koloni berbeda?
- Apakah menurutmu bau penting untuk hewan?
Artikel terkait
Kerala tetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi
Kerala menetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi untuk menyoroti potensi mikroba bagi kesehatan, pertanian, lingkungan, dan ketangguhan iklim. Langkah ini terkait dengan Centre of Excellence in Microbiome yang mempelajari pemanfaatan mikroba tersebut.
Tagatose: gula langka yang dibuat dari glukosa oleh bakteri
Peneliti Tufts mengembangkan cara membuat tagatose, pemanis mirip gula, dengan merekayasa bakteri Escherichia coli. Metode ini menggunakan enzim baru dari jamur lendir dan menghasilkan tagatose lebih efisien, serta aman menurut otoritas kesehatan.
Unggahan Media Sosial sebagai Peringatan Awal Perpindahan Penduduk
Analisis unggahan media sosial dapat memberi peringatan dini tentang pergerakan penduduk saat krisis. Studi di EPJ Data Science menguji alat prediksi yang memakai data digital untuk menambah informasi saat survei sulit dikumpulkan.
Peneliti Pakai Pola Kelompok Burung untuk Kurangi Halusinasi AI
Peneliti mengembangkan langkah pra-proses yang menata kalimat seperti kelompok burung sebelum AI membuat ringkasan. Cara ini mengurangi kesalahan fakta pada ringkasan, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan risiko halusinasi.