- Peneliti membuat simulasi di realitas virtual.
- Simulasi meniru pengalaman hampir mati.
- Mahasiswa ikut sesi tersebut.
- Peserta mengisi survei sebelum dan sesudah.
- Setelah sesi, takut akan kematian turun.
- Banyak peserta merasa lebih tenang.
- Beberapa peserta merasa lebih cemas.
- Peneliti ingin meneliti kelompok lain.
Kata-kata sulit
- peneliti — Orang yang melakukan studi dan penelitian
- simulasi — Kegiatan membuat pengalaman tiruan untuk belajar
- realitas virtual — Lingkungan digital yang terlihat seperti dunia nyata
- survei — Pertanyaan tertulis untuk mengetahui pendapat banyak orang
- peserta — Orang yang ikut dalam kegiatan atau sesi
- tenang — Rasa tidak khawatir dan santai
- cemas — Rasa takut atau khawatir tentang sesuatu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah mencoba realitas virtual?
- Apakah kamu ingin ikut simulasi seperti ini?
- Apakah kamu merasa tenang setelah sesi?
Artikel terkait
Seminggu di Rumah Pengasuh Mengurangi Stres Anjing Penampungan
Studi oleh Virginia Tech dan mitra menemukan bahwa seminggu di rumah pengasuh menurunkan kadar kortisol dan membuat anjing penampungan lebih banyak beristirahat. Kembalinya anjing ke penampungan tidak meningkatkan stres mereka.
Pemimpin Sains Afrika Mendesak Investasi untuk Inovasi Medis
Para pemimpin sains Afrika menyerukan pembangunan dan pembiayaan inovasi medis di benua itu untuk meningkatkan kesehatan dan mengurangi ketergantungan pada dana internasional yang tidak pasti. Mereka juga merekomendasikan reformasi kebijakan dan investasi nasional untuk riset dan pengembangan.
Pterosaurus Mengembangkan Penerbangan dengan Cepat
Studi baru memakai CT scan untuk melihat rongga otak pterosaurus dan menemukan bahwa kemampuan terbang berkembang pesat sejak asal-usul kelompok itu. Peneliti membandingkan otak pterosaurus dengan kerabat tak terbang dan hewan purba lain.
Studi: AI Tidak Membuat Menulis Lebih Mudah bagi Mahasiswa
Sebuah studi menemukan bahwa penggunaan AI generatif sering menambah tuntutan kognitif saat menulis. Peneliti mengikuti mahasiswa dalam kursus tentang AI dan menulis, lalu menyimpulkan AI perlu digunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, peran manusia.