AI dan Respons Masyarakat SipilCEFR A2
29 Apr 2026
Diadaptasi dari Guest Contributor, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Christian Wiediger, Unsplash
Pada April 2026 Global Voices menerbitkan seri Spotlight tentang perspektif manusia terhadap AI. Sebagai bagian dari proyek terkait, IRIS dengan dukungan Luminate dan Open Society Foundations menugaskan studi kasus dari organisasi dan peneliti di Mayoritas Global.
Studi itu menunjukkan tiga tanggapan dari masyarakat sipil: adopsi, perlawanan, dan inovasi. Contoh adopsi: Fogo Cruzado di Brazil bekerja dengan Future Narratives Lab untuk menggunakan AI menguji pesan yang mengurangi dukungan terhadap kekerasan polisi di favelas. Contoh perlawanan: Derechos Digitales berkampanye menentang penggunaan pengenalan wajah oleh otoritas di Brazil dan Chile. Contoh inovasi: Alharaca dari El Salvador bereksperimen dengan pertemuan offline, permainan papan, dan instalasi suara. Banyak kelompok juga berpindah ke tingkat lokal dan saling terhubung lintas batas.
Kata-kata sulit
- perspektif — cara melihat atau memahami sesuatu
- masyarakat sipil — kelompok warga non-pemerintah dan organisasi
- studi kasus — penelitian singkat tentang contoh nyata
- adopsi — menerima dan menggunakan sesuatu baru
- perlawanan — tindakan melawan atau menentang suatu hal
- inovasi — ide atau cara baru yang berguna
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Dari tiga tanggapan (adopsi, perlawanan, inovasi), mana yang menurut Anda paling penting? Mengapa?
- Menurut Anda, bagaimana pertemuan offline atau permainan papan bisa membantu diskusi tentang AI di komunitas?
- Apakah penting kelompok saling terhubung lintas batas? Jelaskan pendapat singkat Anda.
Artikel terkait
Peneliti Pakai Pola Kelompok Burung untuk Kurangi Halusinasi AI
Peneliti mengembangkan langkah pra-proses yang menata kalimat seperti kelompok burung sebelum AI membuat ringkasan. Cara ini mengurangi kesalahan fakta pada ringkasan, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan risiko halusinasi.
Tangan bionik dengan kecerdasan buatan untuk genggaman alami
Peneliti University of Utah memasang sensor dan kecerdasan buatan pada prostesis sehingga tangan bionik berperilaku lebih mirip tangan asli. Hasilnya genggaman lebih aman, presisi bertambah, dan banyak tugas sehari-hari bisa dilakukan tanpa latihan lama.