Anak-anak di Kamerun Belajar Pemrograman dan RobotikaCEFR A1
8 Jul 2025
Diadaptasi dari Cynthia Ebot Takang, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Adeniji Abdullahi A, Unsplash
- Musim panas, banyak anak mengikuti kelas teknologi di Kamerun.
- Orang tua mendaftarkan anak ke program selama liburan sekolah.
- Anak-anak belajar teknologi dasar setiap pagi di pusat belajar.
- Mereka mencoba robot, alat sederhana, dan printer tiga dimensi.
- Di akhir program ada demo untuk menunjukkan proyek mereka.
- Banyak proyek membantu menyelesaikan masalah sehari-hari di komunitas.
- Beberapa anak ingin melanjutkan pendidikan teknis setelah kamp.
- Pelatihan ini membuat anak tertarik membuat dan belajar lebih banyak.
Kata-kata sulit
- mendaftarkan — memasukkan nama anak ke sebuah program
- pusat belajar — tempat anak ikut kelas atau kegiatan pendidikan
- menyelesaikan — memberi solusi sampai masalah itu selesai
- komunitas — kelompok orang yang hidup di satu daerah
- melanjutkan — terus mengikuti pendidikan atau kegiatan setelah itu
- printer tiga dimensi — mesin yang membuat objek dari plastik lapis
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah ikut kelas teknologi?
- Barang apa yang ingin kamu buat di kelas teknologi?
- Apakah kamu ingin melanjutkan pendidikan teknis nanti?
Artikel terkait
Pria Muda di Korea Selatan Beralih ke Kanan
Survei dan hasil pemilu menunjukkan banyak pria muda di Korea Selatan berpindah ke kanan politik, menciptakan kesenjangan gender besar soal feminisme, redistribusi, dan imigrasi. Meski begitu, sebagian besar pria muda tetap mematuhi aturan politik.
AI untuk memperbaiki data penyebab kematian
Para peneliti meluncurkan proyek CODA, alat AI tiga tahun yang didanai Gates Foundation untuk memperbaiki data penyebab kematian di negara berpenghasilan rendah. Alat ini dipakai di komunitas dan fasilitas, dan memberi tingkat keyakinan pada rekomendasi.
Bagaimana orang dengan gangguan penglihatan menilai kedatangan mobil
Studi baru menguji bagaimana orang dengan degenerasi makula terkait usia (AMD) menilai waktu kedatangan kendaraan menggunakan realitas virtual dan suara mobil. Hasilnya: peserta AMD sangat mirip dengan orang berpenglihatan normal dan tidak hanya mengandalkan suara.