Anak-anak di Kamerun Belajar Pemrograman dan RobotikaCEFR A1
8 Jul 2025
Diadaptasi dari Cynthia Ebot Takang, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Adeniji Abdullahi A, Unsplash
- Musim panas, banyak anak mengikuti kelas teknologi di Kamerun.
- Orang tua mendaftarkan anak ke program selama liburan sekolah.
- Anak-anak belajar teknologi dasar setiap pagi di pusat belajar.
- Mereka mencoba robot, alat sederhana, dan printer tiga dimensi.
- Di akhir program ada demo untuk menunjukkan proyek mereka.
- Banyak proyek membantu menyelesaikan masalah sehari-hari di komunitas.
- Beberapa anak ingin melanjutkan pendidikan teknis setelah kamp.
- Pelatihan ini membuat anak tertarik membuat dan belajar lebih banyak.
Kata-kata sulit
- mendaftarkan — memasukkan nama anak ke sebuah program
- pusat belajar — tempat anak ikut kelas atau kegiatan pendidikan
- menyelesaikan — memberi solusi sampai masalah itu selesai
- komunitas — kelompok orang yang hidup di satu daerah
- melanjutkan — terus mengikuti pendidikan atau kegiatan setelah itu
- printer tiga dimensi — mesin yang membuat objek dari plastik lapis
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah ikut kelas teknologi?
- Barang apa yang ingin kamu buat di kelas teknologi?
- Apakah kamu ingin melanjutkan pendidikan teknis nanti?
Artikel terkait
Kekerasan Digital terhadap Jurnalis dan Aktivis Perempuan
Kekerasan digital terhadap jurnalis dan aktivis perempuan di Indonesia semakin terlihat dalam lima tahun terakhir. Serangan online meliputi doxing, manipulasi foto, peretasan dan DDoS; korban melaporkan perlindungan kelembagaan yang terbatas.
Kasus Pelanggaran Lingkungan di Republik Dominika hingga September 2025
Hingga September 2025 ada 118 perkara pelanggaran Undang-Undang 64-00 di Republik Dominika. Banyak lembaga negara, termasuk SENPA dan Direktorat Inspeksi, bekerja sama untuk menyelidiki, menyita barang, dan menindak pelanggaran.
AI Baru untuk Mendeteksi dan Memantau Tuberkulosis
Para peneliti menampilkan beberapa alat kecerdasan buatan untuk mendeteksi dan memantau TB pada Union World Conference on Lung Health di Kopenhagen (18-21 November). Alat ini menjanjikan akses lebih cepat dan murah, tetapi butuh validasi lebih lanjut.