Anak-anak di Kamerun Belajar Pemrograman dan RobotikaCEFR B2
8 Jul 2025
Diadaptasi dari Cynthia Ebot Takang, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Adeniji Abdullahi A, Unsplash
Selama liburan musim panas (akhir Juli hingga awal September), banyak orang tua di Kamerun mendaftarkan anak-anak mereka ke program yang mengajarkan pemrograman, robotika, dan kecerdasan buatan. Keluarga menganggap keterampilan digital sebagai kebutuhan karena teknologi mengubah pekerjaan dan pendidikan.
Di Yaounde, sebuah momen mencolok terjadi ketika seorang anak berusia empat tahun tampil pada Demo Day setelah mengikuti boot camp AI selama lima minggu yang diselenggarakan oleh Kitadis. Timnya memamerkan permainan interaktif untuk memilih makanan sehat berdasarkan umur, kondisi kesehatan, dan jenis kelamin, proyek yang terinspirasi oleh ibu pemimpin tim yang sedang hamil. Kitadis melanjutkan program dari edisi 2024 ke 2025.
Pusat lain, BLIS Global Center di Biyem-Assi Lac, memulai kegiatan pagi dengan anak-anak mengenakan jas laboratorium dan bekerja dengan robot, printer 3D, serta sistem mekanis dasar. BLIS menjalankan program tiga tahun yang dimulai pada usia enam tahun dan biaya tahunan disebut FCFA 100,000 (USD 167). Di satu pusat, pendaftaran dan uang sekolah tercatat masing-masing FCFA 10,000 dan FCFA 20,000; untuk konteks, upah minimum banyak pekerja adalah FCFA 43,969 per bulan (USD 79).
Pihak penyelenggara sering membentuk klub teknologi di sekolah setelah kamp, dan guru serta pengawas pendidikan mendorong pembelajaran teknologi sejak usia dini. Proyek anak-anak meliputi berbagai prototipe praktis, misalnya:
- sepeda bertenaga listrik,
- tongkat elektronik untuk tunanetra,
- tempat sampah yang berfungsi sendiri.
Penyelenggara dan pengawas menekankan bahwa liburan adalah kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru dan menggunakan teknologi untuk menyelesaikan masalah nyata di komunitas.
Kata-kata sulit
- pemrograman — proses menulis dan mengembangkan kode komputer
- robotika — ilmu dan teknik pembuatan robot untuk tugas
- kecerdasan buatan — teknik membuat sistem komputer yang meniru kemampuan berpikir
- prototipe — model awal produk untuk menguji fungsi dan ideprototipe praktis
- jas laboratorium — pakaian pelindung yang dipakai saat percobaan
- tunanetra — orang yang mengalami gangguan penglihatan atau buta
- pendaftaran — proses mendaftar atau mencatat nama peserta program
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju anak-anak harus belajar keterampilan digital sejak usia dini? Jelaskan alasan Anda.
- Bagaimana program seperti dalam artikel bisa membantu menyelesaikan masalah nyata di komunitas? Beri contoh.
- Apa kekhawatiran terkait biaya dan akses program ini bagi keluarga berpenghasilan rendah?
Artikel terkait
Protes di Madagascar Menyusul Pemadaman Listrik dan Krisis Air
Pemadaman listrik dan pemotongan air di seluruh Madagascar memicu protes Generasi Z pada akhir September 2025. Unjuk rasa berlangsung di Antananarivo, berujung bentrokan, penjarahan, korban jiwa, dan pemberhentian menteri energi.
Peradangan Kaitan dengan Pilihan Bersosialisasi di Media Sosial
Studi menemukan orang dengan peradangan lebih tinggi cenderung berinteraksi lewat media sosial daripada bertemu langsung. Penelitian dipimpin oleh David Lee dari University at Buffalo dan dipublikasikan di Scientific Reports.
Amerika Latin setuju atur kecerdasan buatan secara etis
KTT menteri di Republik Dominika pada 25-26 June menghasilkan Deklarasi Santo Domingo untuk kerja sama etis tentang kecerdasan buatan, didukung oleh UNESCO dan lembaga pembangunan regional. Negara-negara juga menyusun peta jalan 2026-2027 dan kelompok ahli regional.
Mempertanyakan "Memusatkan Manusia" dalam Kecerdasan Buatan
Seniman dan penulis Xonorika Kira menolak gagasan memusatkan manusia dalam kecerdasan buatan. Mereka menyerukan pengakuan atas berbagai bentuk kecerdasan dan perubahan praktik data untuk mendukung kedaulatan budaya dan verifikasi realitas.