Anak-anak di Kamerun Belajar Pemrograman dan RobotikaCEFR A2
8 Jul 2025
Diadaptasi dari Cynthia Ebot Takang, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Adeniji Abdullahi A, Unsplash
Selama liburan musim panas (akhir Juli hingga awal September), banyak orang tua di Kamerun mendaftarkan anak-anak mereka ke program pemrograman, robotika, dan kecerdasan buatan. Program ini berlangsung beberapa minggu dan berfokus pada kerja praktek.
Satu contoh terjadi di Yaounde: seorang anak berusia empat tahun tampil pada Demo Day setelah mengikuti boot camp AI selama lima minggu. Tim itu memamerkan permainan untuk memilih makanan sehat, ide yang terinspirasi dari ibu pemimpin tim.
Beberapa pusat, seperti Kitadis dan BLIS Global, mengadakan kegiatan pagi hari dengan robot dan printer 3D. Program biasanya diakhiri dengan Demo Day dan lanjut melalui klub teknologi di sekolah.
Kata-kata sulit
- mendaftar — menaruh nama untuk ikut kegiatanmendaftarkan
- pemrograman — membuat kode untuk program komputer
- robotika — ilmu tentang robot dan cara kerjanya
- kecerdasan buatan — teknik membuat komputer mampu mengambil keputusan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah ikut kegiatan musim panas seperti ini? Ceritakan sedikit.
- Mengapa menurutmu Demo Day penting untuk program seperti ini?
- Program ini menampilkan permainan tentang makanan sehat. Apakah kamu pernah membuat proyek sederhana seperti itu?
Artikel terkait
El Salvador dan DoctorSV: AI untuk layanan kesehatan
Pemerintah El Salvador menggunakan kecerdasan buatan untuk memodernisasi layanan publik. Aplikasi telemedis DoctorSV dikembangkan sejak 2025 dan mendapat dukungan dari beberapa mitra, namun muncul kekhawatiran soal layanan, privasi, dan tenaga medis.
AI Membimbing Mahasiswa Bedah Saat Latihan Menjahit Luka
Para peneliti di Johns Hopkins mengembangkan AI yang menilai dan memberi umpan balik personal pada mahasiswa kedokteran saat berlatih menjahit luka. Studi acak dengan 12 mahasiswa menunjukkan manfaat terbesar bagi yang sudah punya dasar bedah.
Layar Sentuh Besar Mengganggu Perhatian Saat Mengemudi
Penelitian dengan simulator menunjukkan layar sentuh besar membuat mengemudi dan penggunaan kontrol menjadi lebih buruk saat orang melakukan multitugas. Para peneliti mengukur pandangan, gerakan jari, dan tanda stres lalu menyarankan sensor untuk memantau perhatian pengemudi.
Membaca untuk Kesenangan Menurun di AS
Di Amerika Serikat, kebiasaan membaca untuk kesenangan turun pada anak dan orang dewasa. Peneliti dari University of Miami menyebut media sosial, permainan, dan keterbatasan akses buku sebagai penyebab dan memberi saran praktis untuk mendorong membaca.