Penelitian baru menggunakan data longitudinal dari Adolescent Brain Cognitive Development study, sebuah proyek yang mengikuti lebih dari 10.000 remaja selama enam tahun mulai sekitar usia sepuluh tahun. Para peneliti memantau penggunaan media sosial harian dan ukuran kognitif selama empat tahun.
Hasil menunjukkan remaja yang sering memakai media sosial setiap hari cenderung mengalami kesulitan mengenali dan mengucapkan kata-kata. Penggunaan yang sering dikaitkan dengan laju kenaikan kemampuan membaca dan kosakata yang lebih lambat, yang berpotensi memengaruhi prestasi sekolah. Anak-anak yang lebih sering memakai media sosial juga menunjukkan kesulitan dalam kontrol perhatian pada periode yang sama.
Para peneliti menyebut dua kemungkinan penjelasan: notifikasi dan multitasking yang mengganggu perhatian, atau bahwa anak yang sudah kesulitan fokus mungkin lebih cenderung menggunakan media sosial secara intens. Mereka juga mencatat manfaat kecepatan pemrosesan informasi pada tes berbasis layar. Studi ini diterbitkan di Journal of Research on Adolescence dan sumbernya dari University of Georgia.
Kata-kata sulit
- longitudinal — mengikuti perkembangan sekelompok orang dalam waktu panjang
- memantau — mengamati perkembangan sesuatu secara teratur
- kognitif — berkaitan dengan kemampuan berpikir dan belajar
- kosakata — kata-kata yang diketahui dan digunakan seseorang
- kontrol perhatian — kemampuan mengarahkan dan menjaga fokus pada tugas
- notifikasi — peringatan atau pemberitahuan di perangkat digital
- multitasking — melakukan beberapa tugas atau aktivitas pada waktu sama
- kecepatan pemrosesan informasi — seberapa cepat otak memproses data atau informasi
- prestasi sekolah — hasil belajar atau nilai yang dicapai di sekolah
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda notifikasi dan multitasking bisa memengaruhi kemampuan membaca remaja? Jelaskan singkat.
- Apa yang bisa dilakukan orang tua atau sekolah untuk mengurangi dampak penggunaan media sosial pada perhatian dan prestasi sekolah anak?
- Menurut Anda, apakah lebih mungkin media sosial menyebabkan kesulitan fokus, atau anak yang sudah kesulitan fokus lebih sering menggunakan media sosial? Berikan alasan singkat.
Artikel terkait
Calon Perempuan di Uganda Diserang Secara Daring
Dalam pemilu Januari 2026 beberapa calon perempuan Uganda menghadapi serangan online seperti gambar AI, deepfake, disinformasi, dan hinaan seksual. Teknologi memperkuat kekerasan yang sudah ada dan tidak ada undang-undang khusus untuk itu.