Unjuk Rasa Pelajar di Nepal Memicu Bentrokan FatalCEFR A2
14 Okt 2025
Diadaptasi dari Supriya Thapa, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Sushanta Rokka, Unsplash
Pada awal September 2025 unjuk rasa yang dipimpin pelajar berubah jadi bentrokan di Kathmandu. Aksi itu mulai menolak larangan media sosial, tetapi berkembang karena kemarahan terhadap politik, korupsi dan ketimpangan. Polisi menggunakan gas air mata dan peluru tajam.
Menurut media dan organisasi hak asasi manusia setidaknya 19 orang tewas dan banyak yang luka. Pemerintah mematikan jaringan seluler, memberlakukan jam malam dan mengerahkan tentara. Menteri Dalam Negeri mundur dan kabinet mencabut larangan media sosial, tetapi kerusuhan terus meluas.
Presiden menunjuk Sushila Karki, mantan hakim Mahkamah Agung, sebagai perdana menteri sementara. Pemerintah transisi menjanjikan penyelidikan pembunuhan dan pemilihan baru pada Maret 2026.
Kata-kata sulit
- protes — Tindakan menyatakan ketidaksetujuan atau keberatan.
- kemarahan — Perasaan sangat tidak senang atau marah.
- korupsi — Penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi.
- keadilan — Kondisi yang adil dan setara bagi semua orang.
- masalah — Hal yang sulit atau perlu dipecahkan.
- perubahan — Proses menjadi berbeda dari sebelumnya.
- kekerasan — Penggunaan fisik untuk menyakiti orang lain.
- masyarakat — Sekelompok orang yang hidup bersama.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa protes penting bagi masyarakat?
- Apa dampak protes terhadap generasi muda?
- Bagaimana cara anak muda di negara lain melakukan protes?
Artikel terkait
Brazil Dekriminalisasi Kepemilikan Ganja untuk Penggunaan Pribadi
Pada Juni 2024 Mahkamah Agung Brazil menyetujui dekriminalisasi kepemilikan ganja untuk penggunaan pribadi. Kepemilikan hingga batas tertentu dianggap bukan tindak pidana, dan keputusan itu berpotensi mengurangi kepadatan penjara.
Pendidik Minta Evolusi Dikembalikan ke Buku Teks di India
Pendidik sains di India meminta pemerintah mengembalikan materi evolusi yang dihapus dari buku pelajaran. Penghapusan dilakukan oleh NCERT untuk meringankan beban belajar setelah pandemi, dan ratusan ilmuwan menolak keputusan itu.