LingVo.club
Level
Unjuk Rasa Pelajar di Nepal Memicu Bentrokan Fatal — Level B2 — Group of men in traditional nepali hats and clothing

Unjuk Rasa Pelajar di Nepal Memicu Bentrokan FatalCEFR B2

14 Okt 2025

Level B2 – Menengah-atas
5 mnt
249 kata

Pada awal September 2025, unjuk rasa pelajar di Kathmandu yang dimulai menentang larangan media sosial berkembang menjadi kerusuhan besar setelah polisi menembakkan peluru ke kerumunan. Setidaknya 19 orang tewas, menurut laporan media lokal dan organisasi hak asasi manusia. Aksi menyebar juga ke Pokhara dan Lalitpur; rumah sakit dipenuhi pelajar dan pemerintah merespons dengan jam malam, pemutusan jaringan seluler, serta pengerahan tentara.

Kemarahan kaum muda berkaitan dengan akar sejarah panjang: sejak 1848 kekuasaan dinasti Rana, perubahan 1951, autokrasi Panchayat di bawah Raja Mahendra, gelombang protes 1990 yang mengembalikan demokrasi, serta konflik bersenjata sejak 1996 yang menewaskan lebih dari 17.000 orang. Peristiwa pembantaian kerajaan 2001, pembubaran parlemen pada 2005, gerakan 2006 dan penghapusan monarki pada 2008 semuanya membentuk konteks politik hari ini. Konstitusi 2015 membentuk sistem federal dan mencantumkan hak untuk kelompok marginal, tetapi banyak komunitas merasa masih terpinggirkan.

Sebelum protes terbaru, masalah seperti korupsi, patronase, layanan publik lemah dan kebuntuan politik meluas. Hampir 14 persen penduduk bekerja di luar negeri sehingga remitansi menjadi pusat perekonomian. Pemerintah yang berkuasa silih berganti gagal meredakan keluhan kaum muda. Presiden menunjuk Sushila Karki, 73, mantan hakim yang dikenal dengan putusan anti-korupsi, sebagai perdana menteri sementara. Pemerintah transisi berjanji menyelidiki pembunuhan, memulihkan ketertiban dan menggelar pemilihan baru pada Maret 2026. Human Rights Watch dan Amnesty International meminta penyelidikan independen, sementara militer mengatakan mereka bertindak untuk melindungi ketertiban dan mencatat banyak yang terlibat masih di bawah umur. Belum jelas apakah gelombang protes ini akan memicu reformasi berkelanjutan atau mengulang siklus harapan dan kebuntuan masa lalu.

Kata-kata sulit

  • kerusuhankekacauan massal yang disertai kekerasan di jalan
  • pemutusantindakan memutus hubungan atau layanan komunikasi
  • remitansiuang yang dikirim pekerja ke negara asal keluarga
  • patronasepemberian jabatan atau keuntungan karena hubungan
  • autokrasipemerintahan oleh satu penguasa tanpa kontrol rakyat
  • pengerahanpengiriman pasukan atau sumber daya untuk tugas
  • pembantaianpembunuhan massal terhadap banyak orang
  • silih bergantibergantian terjadi satu demi satu dalam waktu

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana pemutusan jaringan seluler dan jam malam dapat mempengaruhi kemampuan pelajar untuk berkomunikasi dan berorganisasi? Berikan alasan atau contoh.
  • Pemerintah menjanjikan pemilihan baru pada Maret 2026. Menurut Anda, apa keuntungan dan risiko mengadakan pemilihan tersebut sekarang? Jelaskan singkat.
  • Organisasi internasional meminta penyelidikan independen. Mengapa penyelidikan semacam itu penting setelah kejadian seperti yang dijelaskan teks?

Artikel terkait

Gelombang Protes di Georgia 2024–2025 — Level B2
7 Des 2025

Gelombang Protes di Georgia 2024–2025

Georgia mengalami protes besar dari November 2024 hingga November 2025 setelah pemilihan yang disengketakan dan penangguhan proses integrasi dengan Uni Eropa. Demonstran berkumpul di jalan pusat ibu kota, terjadi bentrokan, perubahan undang-undang, dan hukuman pengadilan.

AI dan risiko bagi komunitas LGBTQ+ — Level B2
18 Nov 2025

AI dan risiko bagi komunitas LGBTQ+

Kecerdasan buatan semakin hadir, tetapi data dan desain model dapat menghasilkan bias terhadap orang LGBTQ+. Advokat meminta perlindungan lebih kuat, kerja sama dengan pengembang, dan larangan pada sistem yang mendeteksi atau mengklasifikasi gender.