Karya Melissa Koby untuk US Open 2025CEFR B2
20 Agu 2025
Diadaptasi dari Candice Stewart, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Barnabas Lartey-Odoi Tetteh, Unsplash
US Open 2025, yang dimulai pada August 18, memilih Melissa Koby sebagai seniman yang mencipta citra tema "75 Years of Breaking Barriers". Koby, seniman kelahiran Jamaika yang tinggal di Florida, menjadi seniman kulit hitam pertama yang mendapat kehormatan ini. Tema tersebut menyiratkan penghormatan kepada Althea Gibson, pionir tenis yang memecah hambatan ras dan gender, dan yang pertama berlaga di United States National Championships pada 1950 sebelum meraih lima gelar utama.
Koby menyatakan bahwa karya ini lahir dari perhatian jangka panjangnya pada perempuan kulit berwarna dan dari kenangan tentang neneknya, yang meninggalkan sekolah lebih awal dan membesarkan sembilan anak dalam kondisi sulit. Pengalaman keluarga itu memberi nada emosional pada pendekatannya. Dalam karyanya Koby menumpuk beberapa profil Gibson di atas lapangan tenis biru khas US Open dan sengaja memilih figur tanpa wajah untuk menekankan representasi dan narasi ketimbang kemiripan persis.
Ia menyertakan detail simbolis — Patung Liberty, Arthur Ashe Stadium, serta trofi Tiffany — dan menjelaskan prosesnya: mulai dari seni digital, memotong kertas manual, hingga berinvestasi pada pemotong laser agar karya bisa diproduksi dan dijual. Karya Koby akan muncul sebagai poster dan spanduk di seluruh USTA Billie Jean King National Tennis Center. Ia berharap versi berukuran nyata dapat menjadi instalasi di galeri dan ingin mendorong anak muda, terutama anak-anak kulit hitam dan Karibia, untuk menempuh jalur kreatif. "Saya menjadi titik kecil dalam cerita itu, dan itu terasa seperti kehormatan sejati," ujarnya.