Penambangan Pasir Mengancam Sungai Río Grande di CuicatecCEFR A2
1 Nov 2025
Diadaptasi dari Latin America Bureau, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Marcus Dall Col, Unsplash
Sungai Río Grande di wilayah Cuicatec, Oaxaca, mendapat tekanan dari penambangan pasir dan kerikil. Di beberapa bagian dekat San Pedro Chicozapotes sungai mengalir selebar sekitar 300 meter, dan sebuah pohon amate tumbang setinggi 25 meter kini berada di lokasi penambangan. Pasir adalah sumber daya kedua paling banyak dipakai setelah air, dengan lebih dari 50 miliar ton diambil tiap tahun.
Seorang penduduk bernama samaran Don Ismael, 51, mengatakan alat berat bekerja siang dan malam dan sungai kini lebih tercemar serta terdegradasi dibanding 10 tahun lalu. Warga mengaitkan operasi besar dengan keluarga Concha Ojeda; usaha ini meningkat setelah 2015 dan beberapa penambangan dimulai sebelum 2010, kadang tanpa izin. Forum pembelaan diadakan pada 5 April 2025 untuk meningkatkan kesadaran.
Kata-kata sulit
- penting — berarti sangat diperlukan atau berharga.
- ekstraksi — proses mengambil sesuatu dari tempatnya.
- rusak — tidak dalam keadaan baik, terjejas.
- penambangan — proses menggalian bahan dari tanah.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting untuk melindungi sungai?
- Apa solusi yang bisa dilakukan untuk menghindari penambangan?
- Bagaimana dampak polusi terhadap anak-anak dan lingkungan?
Artikel terkait
Pendingin murah kurangi bahaya panas di pabrik garmen Bangladesh
Studi yang dipimpin University of Sydney dan diterbitkan 20 Oktober menguji langkah pendinginan berbiaya rendah untuk pekerja pabrik garmen Bangladesh. Kipas, dorongan minum air, dan atap berinsulasi memperbaiki kesehatan dan produktivitas.
Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad Nai
Huai Hin Lad Nai, desa Masyarakat Adat Karen di Chiang Rai, mengalami banjir dan longsor pada September 2024. Penelitian Februari 2025 menyebut iklim dan penebangan masa lalu sebagai faktor, sementara komunitas ingin gabungkan pengetahuan adat dan sains.