Penelitian yang dipimpin peneliti di University of Michigan dan diterbitkan di Nature Energy mempelajari V2H, yaitu memakai energi dari baterai mobil listrik untuk menjalankan peralatan rumah tangga. Teknologi ini bekerja seperti generator kecil dari mobil yang diparkir.
Peneliti mengatakan pemilik bisa mengisi baterai saat listrik murah dan bersih, lalu memakai energi itu kemudian. Hasilnya dapat menghemat pemilik ribuan dolar dan mengurangi emisi dari penggunaan listrik di rumah. Dampak berbeda menurut lokasi dan infrastruktur listrik setempat.
Kata-kata sulit
- penelitian — kegiatan untuk mencari dan memeriksa fakta
- menerbitkan — mengeluarkan tulisan agar publik melihatnyaditerbitkan
- baterai — penyimpan energi listrik pada perangkat
- menjalankan — membuat mesin atau alat bekerja
- mengurangi — membuat sesuatu jadi lebih sedikit
- emisi — gas atau polusi yang keluar ke udara
- infrastruktur — sistem dan fasilitas untuk layanan publik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda mau memakai energi dari baterai mobil di rumah? Mengapa atau mengapa tidak?
- Kapan menurut Anda waktu terbaik untuk mengisi baterai jika Anda punya mobil listrik? Jelaskan singkat.
- Menurut Anda, apa tantangan V2H di daerah Anda?
Artikel terkait
Dua Sistem Terinspirasi Alam untuk Menjaga Panel Surya dari Debu
Peneliti Mesir mengembangkan dua sistem terinspirasi alam untuk membersihkan debu gurun dari panel surya. Satu sistem pakai getaran listrik dan lapisan nano, dan satu lagi digerakkan angin; uji lapang menunjukkan pengurangan kehilangan output.
Suplemen Pakan Bantu Nila Tahan Suhu Dingin
Penelitian dari Mesir dan Filipina menunjukkan penambahan lesitin dan gom Arab pada pakan nila membantu pertumbuhan dan kelangsungan hidup saat suhu lebih rendah. Studi ini menguji dosis tertentu dan menjelaskan kemungkinan mekanisme seluler.
Layar Sentuh Besar Mengganggu Perhatian Saat Mengemudi
Penelitian dengan simulator menunjukkan layar sentuh besar membuat mengemudi dan penggunaan kontrol menjadi lebih buruk saat orang melakukan multitugas. Para peneliti mengukur pandangan, gerakan jari, dan tanda stres lalu menyarankan sensor untuk memantau perhatian pengemudi.