Tim peneliti menguji 16 peserta di simulator kendaraan. Peserta mengemudi sambil berinteraksi dengan layar sentuh 12 inci dan menjalani tugas N-back, di mana mereka mendengar angka setiap 2,5 detik dan harus mengulang angka tertentu. Para peneliti merekam pergerakan pandangan, gerakan jari, diameter pupil, dan aktivitas elektrodermal untuk memperkirakan beban kognitif.
Kinerja berkendara dan penggunaan layar sentuh turun saat multitugas. Studi mencatat beberapa hasil nyata: penyimpangan lajur meningkat, kecepatan dan ketepatan sentuhan turun secara substansial, pandangan ke layar menjadi lebih singkat, dan perilaku ‘‘tangan-dulu-mata’’ meningkat ketika tugas memori ditambahkan. Membesarkan target sentuh tidak memperbaiki kinerja.
Peneliti menyampaikan bahwa batas utama adalah pencarian visual, bukan ukuran tombol. Mereka mempresentasikan hasil di konferensi ACM di Busan dan menyarankan penggunaan sensor sederhana, seperti pelacakan mata atau sensor sentuh pada setir, untuk memantau perhatian dan menyesuaikan antarmuka.
Kata-kata sulit
- beban kognitif — jumlah usaha mental yang diperlukan melakukan tugas
- N-back — tugas memori mendengar angka dan mengulang sesuai aturan
- penyimpangan lajur — pergeseran kendaraan dari jalur yang seharusnya
- diameter pupil — ukuran lebar bagian hitam di mata
- aktivitas elektrodermal — perubahan listrik pada kulit karena keringat
- pelacakan mata — pemantauan arah pandangan seseorang pada layar
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda setuju pemasangan sensor pelacakan mata di mobil untuk memantau perhatian pengemudi? Mengapa?
- Bagaimana Anda akan mengurangi gangguan saat mengemudi jika harus menggunakan layar sentuh dalam kendaraan?
- Mengapa menurut teks membesarkan tombol tidak memperbaiki kinerja? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Laporan: Uganda Perlu Reformasi Riset dan Inovasi
Laporan nasional yang diluncurkan pada 21 Juni menyimpulkan Uganda perlu mereformasi sistem ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi untuk mempercepat peralihan menuju status berpendapatan menengah. Laporan menyoroti kesenjangan gender dan kelemahan pendanaan.
AI Membimbing Mahasiswa Bedah Saat Latihan Menjahit Luka
Para peneliti di Johns Hopkins mengembangkan AI yang menilai dan memberi umpan balik personal pada mahasiswa kedokteran saat berlatih menjahit luka. Studi acak dengan 12 mahasiswa menunjukkan manfaat terbesar bagi yang sudah punya dasar bedah.
Peralihan Cepat ke Pembelajaran Daring dan Dampaknya pada Mahasiswa China
Studi tentang peralihan mendadak ke pembelajaran daring selama lockdown COVID-19 2020 di China membandingkan nilai mahasiswa sebelum dan selama lockdown. Hasil: nilai matematika naik, mata diskusi kurang untung, dan kebijakan lockdown memengaruhi hasil belajar.