Penelitian awal pada 2021 yang dimuat di Science menunjukkan potensi penggunaan katalis nanoskala yang menggabungkan beberapa langkah reaksi menjadi satu proses, sehingga dapat meningkatkan hasil dan menurunkan biaya. Meski begitu, para peneliti masih kekurangan detail pada tingkat atom tentang bagaimana langkah itu bekerja.
Artikel baru di Journal of the American Chemical Society melaporkan algoritma yang dapat menemukan fitur atomik yang mengendalikan kimia kompleks saat katalis nanoskala mengubah propana menjadi propilena. Tim menggunakan penyaringan komputasi untuk mengurangi banyak kemungkinan susunan atom dan menyempurnakan analisis pada kedua fase material: metalik dan oksida. Siddharth Deshpande menjelaskan bahwa ada terlalu banyak kemungkinan pada situs aktif sehingga perlu pendekatan algoritmik untuk memfokuskan yang paling penting.
Hasil tak terduga dari tim, termasuk mahasiswa PhD Snehitha Srirangam, menunjukkan oksida cenderung tumbuh selektif di sekitar situs logam yang cacat. Pertumbuhan selektif ini penting untuk stabilitas dan mempertahankan fungsi katalitik. Para peneliti menyatakan bahwa algoritma dan wawasan atomik ini dapat diterapkan pada reaksi industri lain, misalnya sintesis metanol, dan perusahaan dapat memakainya untuk menghasilkan propilena dengan lebih efisien. Sumber: University of Rochester.
Kata-kata sulit
- transisi — Perpindahan dari satu keadaan ke keadaan lain.
- interaksi — Hubungan atau pengaruh antara dua hal.
- katalis — Zat yang mempercepat reaksi kimia tanpa habis.
- stabilitas — Kemampuan untuk tetap dalam keadaan sama.
- metode — Cara atau prosedur untuk melakukan sesuatu.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana penelitian ini bisa berdampak pada industri lainnya?
- Apa keuntungan menggunakan algoritma dibanding metode coba-coba?
- Mengapa penting untuk memahami reaksi kimia dalam produksi industrial?
Artikel terkait
Remaja di Hong Kong Menggunakan Chatbot sebagai Teman Emosional
Laporan 12 Oktober 2025 menunjukkan remaja di Hong Kong memakai chatbot seperti Xingye dan Character.AI untuk dukungan emosional. Para ahli peringatkan risiko, dan beberapa pengembang mencoba membuat alat yang lebih aman.
Tagatose: gula langka yang dibuat dari glukosa oleh bakteri
Peneliti Tufts mengembangkan cara membuat tagatose, pemanis mirip gula, dengan merekayasa bakteri Escherichia coli. Metode ini menggunakan enzim baru dari jamur lendir dan menghasilkan tagatose lebih efisien, serta aman menurut otoritas kesehatan.
AI Lokal untuk Mengurangi Kekerasan dan Ketidaksetaraan Gender
Kelompok di Amerika Latin membuat alat kecerdasan buatan lokal untuk mempelajari dan mengurangi kekerasan dan ketidaksetaraan gender. Proyek ini melindungi data sensitif dan memberi bukti kepada pemerintah serta masyarakat sipil.