Penelitian ini menguji bagaimana layar sentuh besar di panel instrumen memengaruhi pengemudi ketika beban perhatian meningkat. Di dalam simulator, 16 peserta mengemudi sambil berinteraksi dengan layar sentuh 12 inci dan menjalani tugas N-back—mendengar angka setiap 2,5 detik dan mengulang angka tertentu—sebagai beban kognitif. Para peneliti merekam pergerakan pandangan, gerakan jari, diameter pupil, dan aktivitas elektrodermal untuk mengestimasi beban mental.
Hasil menunjukkan penurunan kinerja yang jelas saat multitugas: perenggangan lajur meningkat secara signifikan, kecepatan dan ketepatan pada layar sentuh turun tajam, dan pandangan ke layar menjadi lebih singkat di bawah beban tinggi. Secara khusus, studi menemukan penurunan kinerja sentuh dan perubahan pola pandangan, serta peningkatan perilaku "tangan-dulu-mata" saat tugas memori ditambahkan. Upaya membesarkan target sentuh tidak memperbaiki hasil karena pembatas utama adalah pencarian visual.
Peneliti mempresentasikan temuan ini di ACM Symposium on User Interface Software and Technology di Busan, Korea. Mereka menyarankan sistem mobil masa depan dapat memakai sensor sederhana—misalnya pelacakan mata atau sensor sentuh pada setir—untuk memantau perhatian dan beban kognitif, lalu menyesuaikan antarmuka agar kontrol penting lebih menonjol. Penulis bersama termasuk James Fogarty dan Jacob O. Wobbrock; rekan berasal dari University of Washington dan Toyota Research Institute, dan pekerjaan ini didanai sebagian oleh TRI. Sumber: University of Washington.
Kata-kata sulit
- beban kognitif — tekanan mental karena tugas berpikir atau ingatan
- perenggangan lajur — perubahan posisi kendaraan di dalam lajur
- diameter pupil — ukuran lebar bagian gelap di tengah mata
- aktivitas elektrodermal — perubahan listrik pada kulit terkait respons emosional
- tangan-dulu-mata — kecenderungan menyentuh sebelum mengalihkan pandangan
- pelacakan mata — pemantauan arah pandangan pengguna dengan sensor
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda pelacakan mata atau sensor sentuh pada setir bisa membantu mengurangi gangguan saat mengemudi? Berikan contoh.
- Apakah menonjolkan kontrol penting di antarmuka mobil akan mengurangi bahaya saat beban perhatian tinggi? Jelaskan keuntungan dan risikonya.
- Mengapa perilaku "tangan-dulu-mata" bisa berbahaya saat mengemudi? Jelaskan berdasarkan temuan dalam teks.
Artikel terkait
Tangan bionik dengan kecerdasan buatan untuk genggaman alami
Peneliti University of Utah memasang sensor dan kecerdasan buatan pada prostesis sehingga tangan bionik berperilaku lebih mirip tangan asli. Hasilnya genggaman lebih aman, presisi bertambah, dan banyak tugas sehari-hari bisa dilakukan tanpa latihan lama.
Kota Asia Atasi Kemacetan dengan Transportasi Bersih
Kemacetan di banyak kota Asia menaikkan polusi dan merugikan ekonomi. Beberapa kota, seperti New Delhi, Bangkok, Filipina, dan Jakarta, memperluas metro, menambah bus listrik, dan menerapkan kebijakan parkir untuk mengurangi lalu lintas.
Web3 dan kendali data bagi petani
Forum ICTforAg (9-10 Maret) membahas bagaimana teknologi informasi dan Web3 bisa memberi petani lebih banyak kendali atas data mereka. Digital Green dan alat seperti FarmStack ditonjolkan, serta layanan video yang menjangkau petani di beberapa negara.