Kapal penelitian Norwegia Dr. Fridtjof Nansen membatalkan survei yang direncanakan di perairan Sri Lanka pada 2025 setelah izin pemerintah terlambat. Kapal ini dioperasikan oleh Institute of Marine Research Norwegia dan ditugaskan oleh FAO dalam Program EAF-Nansen untuk survei oseanografi.
Pada Desember 2023 Sri Lanka memberlakukan moratorium satu tahun terhadap kapal penelitian asing, dan moratorium itu dicabut pada Desember 2024. Namun prosedur operasi belum selesai sehingga persetujuan presiden datang terlambat. FAO kemudian menugaskan kapal itu ke Madagaskar. Para ilmuwan mengatakan penundaan akan memperlambat pemahaman tentang kelimpahan ikan dan pola musiman, dan mereka meminta aturan yang lebih jelas serta partisipasi ilmuwan lokal.
Kata-kata sulit
- moratorium — penangguhan sementara suatu kegiatan resmi
- mencabut — mengakhiri atau menarik kembali izin atau aturandicabut
- prosedur — langkah langkah resmi untuk melakukan sesuatu
- oseanografi — studi ilmiah tentang laut dan prosesnya
- kelimpahan — banyaknya suatu hal, misal jumlah ikan
- partisipasi — peran atau keterlibatan seseorang dalam kegiatan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa kamu pikir aturan yang lebih jelas diminta oleh para ilmuwan?
- Bagaimana partisipasi ilmuwan lokal bisa membantu survei laut menurutmu?
- Apa yang bisa dilakukan pemerintah agar izin penelitian tidak terlambat?
Artikel terkait
Pemimpin Penelitian Afrika Dorong Kontrol Lokal atas RD&I Kesehatan
Pemimpin penelitian Afrika meminta pengendalian regional atas penelitian dan pengembangan kesehatan. Mereka menyorot penurunan bantuan sejak 2021 dan mendorong pembiayaan, kapasitas produksi vaksin, serta kebijakan regional untuk membuka pasar.
Deforestasi di Tropis Mempercepat Pemanasan dan Kematian Panas
Studi menggunakan data satelit dan model menunjukkan hilangnya hutan di daerah tropis (2001–2020) menaikkan suhu lokal dan terkait sekitar 28,000 kematian panas per tahun. Sekitar 345 juta orang terpapar, terutama di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Latin.
Adaptasi Iklim Lokal Jadi Pusat Perencanaan di Afrika
Analisis baru mengatakan adaptasi iklim yang dipimpin secara lokal harus menjadi pusat perencanaan di Afrika untuk menghadapi risiko iklim yang meningkat. Studi menyorot upaya terfragmentasi, pembiayaan tidak merata, dan perlunya keterlibatan lokal.